Logo Saibumi

Kejati Lampung Masih Tunggu Hasil Audit Dugaan Korupsi PT.LJU

Kejati Lampung Masih Tunggu Hasil Audit Dugaan Korupsi PT.LJU

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Kejaksaan Tinggi Lampung masih menunggu hasil audit BPKP terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengeolaan keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Lampung Jasa Utama tahun anggaran 2016, 2017 dan 2018.

 

BACA JUGA: Bioskop Bakal Dibuka, Ini Kata Warga Bandarlampung 

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Lampung, Andrie W. Setiawan saat dikonfirmasi saibumi.com, Selasa (14/9/2021) petang.

 

"Untuk LJU kami saat ini masih menunggu penghitungan kerugian negara dari instansi yang kita minta hitung (BPKP)," ungkapnya.

 

Disinggung apakah dari pihak kejati akan memakai lembaga untuk melakukan penghitungan ini, Andrie pun menjelaskan "Oh enggak masih tetap pada lembaga BPKP," jelasnya.

 

Perlu diketahui hasil perhitungan Kerugian Negara pada kasus ini, telah diajukan oleh Kejaksaan Tinggi Lampung kepada BPKP sudah sejak lima bulan yang lalu.

 

Ada dua tersangka dalam perkara ini. Keduanya yakni AJU selaku Direktur Utama PT LJU dan AJY selaku pihak yang bekerjasama dengan PT LJU.

 

Bahwa, selama kurun waktu tersebut, BUMD PT LJU yang mayoritas pemegang sahamnya adalah Pemerintah Provinsi Lampung telah melakukan penyertaan modal kepada BUMD PT LJU sebesar Rp30.000.000.000, (tiga puluh milyar rupiah) yang dibayarkan Secara bertahap untuk PT LJU dengan tujuan untuk meningkatkan Pendapatan Aset Daerah (PAD) Provinsi Lampung.

 

Pada kenyataanya BUMD PT LJU dalam kurun waktu tahun 2016, 2017 dan 2018 tidak memberikan kontribusi yang optimal kepada Provinsi Lampung.

 

Hal tersebut dikarenakan dalam pengelolaan keuangannya pengurus tidak melakukan pengeluaran yang tidak direncanakan, digunakan sesuai tujuan dan dipertanggungjawabkan hal mana perbuatan pengurus tersebut telah bertentangan dengan UU 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, Pengelolaan BUMD harus memenuhi tata kelola perusahaan yang baik dan hal tersebut berdampak pada potensi Kerugian Keuangan negara yang timbul sebesar lebih kurang Rp.3 milyar. (Riduan)

BACA JUGA: Terungkap! Polisi Grebek Pembuatan Surat Rapid Antigen Palsu



Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong