Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Pemprov Lampung melalui Disperindag mempermudah pemasaran para petani dengan menggelar kegiatan Pasar Lelang Komoditas.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Pedangan (Kadis perindag) Provinsi Lampung Elvira Umihanni secara virtual di akun instagram Disperindag Lampung @perindaglampung, Jumat (30/7/202).
BACA JUGA: Berita Duka, Bapak Drg. Dattar Pieterson Hutapea, Tutup Usia
Elvira mengatakan dengan digelarnya pasar lelang komoditas, yang baru saja dibuka di Desa Mandah Natar merupakan salah satu sarana untuk memfasilitasi bertemunya penjual dan pembeli untuk melaksanakan transaksi perdagangan.
Hal ini sejalan dengan imbauan dari
Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Telah menyusun dan melaksanakan tiga pilar program utama yaitu Pasar Lelang Komoditi Agro, Sistem Resi Gudang dan Bursa Komoditi Berjangka.
"Jadi pasar lelang ini bertujuan untuk mengefisienkan rantai pemasaran, memperkuat posisi produsen," kata Elvira
Lebih lanjut menjelaskan dalam hal ini para petani atau pabrik untuk memperoleh harga yang layak dan transparansi dalam proses pembentukan harga komoditas.
"Pasar lelang ini selaras dengan salah satu agenda kerja utama Pemprov Lampung yaitu Program Kartu Petani Berjaya (KPB), " kata Elvira
Program ini bertujuan memberikan kemudahan kepada petani dalam memenuhi kebutuhan sarana produksi, budidaya, pemasaran
Sehingga secara bertahap dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya para petani tersebut.
Program KPB ini diimplementasikan untuk mewujudkan salah satu misi Gubernur Lampung.
“Membangun Kekuatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Pertanian dan Wilayah Pedesaan, " ujar Elvira.
Ditambahkan oleh Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Lampung M Zimmi Skil bahwa Provinsi Lampung telah dikenal sebagai daerah produsen beberapa komoditi pertanian unggulan. Seperti padi atau beras, kopi, lada, jagung, ubikayu, kakao, dan sapi potong.
"Hasil panen produk pertanian Lampung selain untuk memenuhi kebutuhan lokal daerah juga untuk memenuhi kebutuhan DKI Jakarta dan ekspor terutama untuk komoditi perkebunan, " kata Zimmi.
Permintaan akan produk-produk pertanian juga selalu mengalami peningkatan.
Seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan meningkatnya daya beli masyarakat.
"Maka saluran pemasaran produk-produk pertanian juga harus diciptakan untuk lebih efisien dan mempermudah masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pangan dari produk pertanian, " kata Zimmi.
Ia berharap pasar lelang komoditas ini dapat menjangkau pembeli dan penjual yang lebih banyak dan berjalan lebih efisien.
"Kedepan sebagaimana saran dari BAPEPPTI, kami sangat mendorong pelaku usaha seperti koperasi atau BUMD," pungkas Zimmi.(*)
BACA JUGA: Berita Duka, Bapak Drg. Dattar Pieterson Hutapea, Tutup Usia
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 298
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 239
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 198
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 187
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 51
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 46
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 39
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 37
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 36
BERLANGGANAN BERITA