Logo Saibumi

Diduga APBKal Macet, Begini Nasib Relawan COVID-19

Diduga APBKal Macet, Begini Nasib Relawan COVID-19

Saibumi.com (SMSI), Gunungkidul – Selama menjadi relawan COVID-19 sebelas personil tersebut berjibaku sendiri melakukan pemakaman jenazah COVID-19. Terkait dengan operasional termasuk Alat Pelindung Diri (APD), konsumsi ataupun juga perlengkapan lainnya, para relawan harus patungan bahkan mengemis ke tempat lain. Sabtu, (17/07/2021)

 

Namun belakangan mereka mengetahui ternyata di Kalurahan ada anggaran penanganan COVID-19 sebesar 8 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Kalurahan (APBKal). Tetapi ternyata anggaran tersebut tidak pernah mereka rasakan untuk mendukung pemakaman jenazah COVID-19.

BACA JUGA: Pemkab Sleman Keluarkan Larangan Pelaksanaan Shalat Idul Adha

 

"Jadi dana tersebut ke mana larinya. Selama ini ketika kami melakukan pemakaman jenazah COVID-19, pamong tidak pernah ada yang hadir," tambahnya.

Parahnya, ada pamong kalurahan yang menyarankan keluarga jenazah COVID-19 untuk memberikan dana kepada relawan COVID-19. Alasannya dana tersebut digunakan untuk pembelian APD dalam pemakaman COVID-19 di kalurahan tersebut.

 

BACA JUGA: Pemkab Sleman Keluarkan Larangan Pelaksanaan Shalat Idul Adha

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA