Logo Saibumi

Permohonan Pengembalian Dana Calon Jemaah Haji 2021 Bisa Dilakukan, Begini Prosedurnya.

Permohonan Pengembalian Dana Calon Jemaah Haji 2021 Bisa Dilakukan, Begini Prosedurnya.

Saibumi.com (SMSI), Bandarlampung - Berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M yang ditetapkan pada 03 Juni 2021 menyatakan bahwa calon jemaah dari Indonesia masih tidak dapat melaksanakan ibadah haji tahun ini. Namun, calon jemaah tetap bisa mengajukan permohonan pengembalian dana haji yang telah disetorkan sebelumnya, baik reguler maupun khusus.

Dilansir dari postingan Instagram Kementerian Agama RI, prosedur pengembalian dana setoran pelunasan jemaah haji reguler adalah:

BACA JUGA: Penyebab Mesin Motor Gemeteran Saat di Ajak Jalan

1. Jemaah haji mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih secara tertulis kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota (Kankemenag Kab/Kota) dengan menyertakan: bukti asli setoran lunas Bipih yang dikeluarkan oleh Bank Penerima Setoran (BPS) Bipih, fotokopi buku tabungan yang masih aktif atas nama jemaah haji dan memperlihatkan aslinya, fotokopi KTP dan memperlihat aslinya dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

2. Petugas melakukan verifikasi dan validasi dokumen permohonan jaah haji yang kemudian menginput data setelah semua dokumen dinyatakan lengkap dan sah.

3. Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota mengajukan permohonan pembatalan setoran pelunasan Bipih secara tertulis dan dikirimkan secara elektronik kepada Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri.

4. Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri melakukan konfirmasi surat permohonan pengembalian setoran pelunasan jemaah haji melalui aplikasi Sistohat.

5. Petugas melakukan verifikasi pengajuan pengembalian setoran pelunasan Bipih.


6. Petugas menerbitkan Surat Perintah Membayar (SPM) sesuai nilai pembayaran Bipih ke Bank Penerima Setoran (BPS) Bipih.

7. BPS Biqih setelah menerima Surat Perintah Membayar (SPM) dari BPKH, melakukan transfer dana pengembalian setoran ke rekening jemaah haji dan melakukan konfirmasi transfer pengembalian pada aplikasi Sistohat.

Sedangkan untuk jemaah khusus yaitu:

1. Jemaah haji mengajukan surat pengembalian setoran lunas ke Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) tempat jemaah mendaftar disertai dengan bukti asli setoran lunas Bipih Khusus yang dikeluarkan oleh BPS Bipih Khusus, nomor rekening USD dollar atau rupiah atas nama jemaah haji dan nomor telepon jemaah yang bisa dihubungi

2. PIHK mengajukan surat permohonan pengembalian setoran lunas jemaah Haji Khusus (HK) ke Ditjen PHU.

3. Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus melakukan verifikasi dokumen pengembalian setoran lunas jemaah HK.

4. Ditbina UHK menyampaikan surat pengajuan pengembalian setoran lunas HK ke BPKH.

5. BPKH melakukan verivikasi dokumen pengembalian setoran lunas jemaah Haji Khusus.

6. BPKH mengembalikan setoran lunas Bipih Khusus langsung ke rekening jemaah/kepada jemaah melalui rekening PIHK. (SB.06)

 

BACA JUGA: Bikin Umur Aki Motor Matik Lebih Awet, Yuk Intip Tipsnya



#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong