Saibumi.com (SMSI), Lampung Barat - Harga tomat ditingkat petani dan agen sayur tidak laku, hingga hasil penennya hanya dibuang bak sampah yang tidak ada gunanya. Hal itu dilakukan sejumlah agen sayur yang hanya pasrah dengan harga komoditi tomat saat ini.
"Kami selaku agen sayur mayur, sangat kecewa dan merugi karena hasil panen tomat petani yang kami tampung ternyata tidak laku dipasaran hingga terjadi penumpukan. Tomat ini sendiri tidak bisa bertahan lama hingga kami harus membuangnya karena sudah untuk dipasarkan," kata salah satu agen sayur di Kelurahan Pasa Liwa, Robin.
Lanjut dia, Komoditas tomat saat ini sangat banyak sedangkan permintaan pasar hanya lebih sedikit, hingga terjadi hal seperti saat ini.
BACA JUGA: Polresta Meringkus 17 Pelaku Kejahatan C3, Empat Tersangka Ditembak Kakinya
"Kondisi ini lah yang membuat para agen sayur merugi. Sedangkan disisi lain kami tetap berupaya membeli hasil pertanian dengan harga murah ditengah melimpahnya hasil panen, itu dilakukan lantaran demi menjaga kepercayaan dari para petani terhadap agen sayur yang selama ini sudah menjadi langganan mereka meskioun dengan harga murah.
"Kami tidak mau membuat petani yang selama ini tempat kami mengambil hasil panen sayuran menjadi kecewa, hingga kami terpaksa membelinya meskipun harga murah, namun setelah kami beli dan pasokan banyak namun tidak laku untuk dijual," kata dia.
Masih kata Rabin, biasanya permintaan pasar seperti dari Jawa medan dan lainnya lumayan banyak dan harga juga lumayan mahal, maka dari situlah keuntungan para agen. Namun saat ini malah sebaliknya stok banyak namun permintaan tidak sesuai dengan melimpahnya hasil penen.
Pihaknya berharap, dengan peristiwa tersebut agar pemerintah setempat hadir memberi solusi berupa kebijakan yang melindungi para agen sayur dan petani.
"Tentu kami para agen dan petani sayuran berharap peranserta pemerintah husunya pemkab Lambar untuk mencarikan solusi saat terjadi seperri sekarang ini. Kami berharap ketika stok melimpah, daerah lain tidak diperbolehkan menyuplai, kecuali bila kekurangan maka suplai dari daerah lain diperkenankan, maka perputaran sayuran bisa selalu setabil," harapnya.(*)
Laporan Reporter Saibumi.com: Edi Saputra
BACA JUGA: Polresta Meringkus 17 Pelaku Kejahatan C3, Empat Tersangka Ditembak Kakinya
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 640
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 293
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 264
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 233
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 185
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 29
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 29
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 27
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 27
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 25
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 25
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 22
BERLANGGANAN BERITA