Logo Saibumi

Cara Atur Indikator 'Oil Change', Fitur Honda Vario EVO 160

Cara Atur Indikator

Saibumi.com(SMSI) Punya skutik generasi terbaru seperti Honda Vario EVO 160 memang memberikan kebanggaan tersendiri.
Panel instrumen digitalnya yang lebar dan futuristik menyajikan berbagai informasi penting untuk menunjang kenyamanan sehari-hari.

Bagi pengendara yang baru pertama kali menggunakan skutik pintar ini, ada satu tulisan di layar yang kerap memicu kepanikan tiba-tiba: munculnya indikator bertuliskan Oil Change.

Ini bukan tanda bahwa mesin sedang mengalami kerusakan parah (error). Sinyal itu justru membuktikan betapa cerdasnya sistem elektronik motor ini dalam menjaga umur mesin.

BACA JUGA: Tips Melakukan Pergantian Bearing Belt Motor Honda agar Performa Tetap Optimal

1. Alarm Kesehatan Mesin yang Pantang Diabaikan
Fitur Oil Change Indicator pada dasarnya adalah pengingat pintar atau alarm kesehatan untuk dapur pacu motor. Komputer motor (Engine Control Unit) secara otomatis akan menghitung jarak tempuh.

Biasanya, indikator ini akan menyala pertama kali saat motor mencapai jarak 1.000 kilometer pertama sebagai pengingat servis perdana, dan kemudian akan kembali menyala setiap kelipatan 6.000 kilometer. Meskipun menyala, motor akan tetap bisa dikendarai dengan normal tanpa ada pembatasan kecepatan.

Namun, jangan jadikan ini alasan untuk menunda perjalanan ke bengkel.
Fitur ini sengaja diciptakan karena banyak pengendara yang sering lupa atau terlalu sibuk hingga melewatkan jadwal perawatan. Dengan adanya alarm visual yang terus menyala di depan mata, kamu akan selalu teringat untuk segera memberikan pelumas segar demi menjaga performa gahar dari mesin eSP+ 160cc tersebut.

2. Bencana Telat Ganti Oli, Dompet Bisa Jebol Jutaan!
Apa jadinya jika indikator Oil Change ini hanya dianggap sebagai angin lalu? Bersiaplah menghadapi kerusakan fatal yang akan menguras isi tabungan.
Oli mesin yang sudah melewati batas waktu dan jarak tempuh akan mengalami degradasi kualitas.
Cairannya berubah menjadi hitam pekat, sangat encer, dan kehilangan kemampuan daya lumasnya.

Tanpa pelumasan yang presisi, komponen vital logam di dalam mesin, seperti piston, ring piston, dan blok silinder, akan saling bergesekan secara kasar tanpa jeda.
Gesekan ini akan memicu panas yang sangat ekstrem dan berujung pada kondisi overheat. Memahami penyebab mesin motor cepat panas dan cara mengatasinya adalah langkah krusial agar lebih waspada.

Jika terus dipaksakan, piston bisa memuai dan terkunci atau "macet" di dalam dinding silinder. Kerusakan parah ini memaksa mekanik untuk melakukan servis turun mesin (overhaul).

3. Tutorial Reset Sat-Set Tanpa Perlu ke Bengkel
Ketika kamu sudah mengganti oli baru, tulisan Oil Change ini tidak akan hilang dengan sendirinya. Mekanik biasanya akan meresetnya menggunakan tombol di panel meter.

Namun, jika kamu mengganti oli sendiri di rumah atau mekanik lupa mematikannya, Kamu bisa mempraktikkan tutorial rahasia dan sat-set berikut ini:
Pertama, pastikan motor dalam kondisi mati dengan memutar knop Smart Key ke posisi "OFF".
Kedua, perhatikan panel layar digital Brosis, lalu tekan dan tahan tombol "SET" menggunakan jari.
Ketiga, sembari menahan tombol tersebut, putar knop kontak ke posisi "ON". Biarkan layar menyala sambil kamu terus menahan tombol "SET" selama kurang lebih tiga detik.
Tidak lama kemudian, tulisan Oil Change akan berkedip sesaat dan langsung menghilang dari layar.

Selamat! kamu sudah berhasil mereset hitungan mundurnya, dan indikator ini akan kembali menyala di jadwal penggantian oli berikutnya

BACA JUGA: Tips Melakukan Pergantian Bearing Belt Motor Honda agar Performa Tetap Optimal

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA