Saibumi.com(SMSI) BANDAR LAMPUNG– Suasana penuh sukacita menyelimuti Gereja Santa Maria Immaculata, Paroki Way Kandis, Bandar Lampung, pada Jumat (26/6/2026). Ratusan pengurus dan anggota Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) BAKORCAB Bandar Lampung berkumpul untuk merayakan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102 organisasi tersebut.
Mengusung tema besar "Melanjutkan Langkah Harapan: Merawat Rahim Kehidupan Demi Mewujudkan Perempuan Berdaya dan Anak Terlindungi," perayaan ini menjadi momentum refleksi perjalanan panjang organisasi dalam melayani umat dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Vikjen Keuskupan Tanjungkarang, RD Adrianus Satu Manggo, bersama RD Antonius Suhendri.
Dalam homilinya, Romo Manggo memberikan refleksi mendalam melalui analogi seorang pemancing. Ia mengisahkan seorang pemancing yang hanya mengambil ikan berukuran sedang, sementara ikan yang terlalu kecil maupun terlalu besar justru dikembalikan ke air. Ketika ditanya alasannya, pemancing tersebut menjawab bahwa ia hanya memiliki penggorengan yang pas untuk ikan ukuran sedang.
"Pemancing itu punya patokan. Begitu pula WKRI, tetap eksis hingga usia 102 tahun karena organisasi ini menjalankan kegiatan sesuai dengan patokan, yakni AD/ART yang memuat visi, misi, dan aturan organisasi. Wanita Katolik RI menghidupi landasan iman, pedoman organisasi, semangat pelayanan, serta wawasan kebangsaan dengan berjalan pada koridor yang ditetapkan," ujar Romo Manggo.
Perkuat Solidaritas dan Perlindungan Anak
Ketua Presidium Wanita Katolik RI DPD Lampung, Elisabeth Sri Puryanti, M. Pd.,
dalam sambutannya menekankan pentingnya peran ibu dalam dinamika kehidupan berbangsa dan bergereja. Ia mengajak para anggota untuk terus menanamkan sikap asah, asih, asuh, serta solidaritas dan subsidiaritas dalam menjalankan roda organisasi. Menjalani dinamika kehidupan dimulai dari keluarga yang mampu melakukan karya nyata dalam menghadapi keprihatinan sosial masyarakat. Menjunjung tinggi nilai - nilai kemanusian dan kebangsaan, setia pada panggilan dan perutusan pelayanan.
"Kita memiliki mimpi dan harapan yang harus diwujudkan memberi dampak positif bagi kehidupan bersama. Merawat rahim kehidupan yang Tuhan berikan dengan kegiatan - kegiatan positif secara bersama di lingkungan sekitar kita. Jadilah perempuan yang berdaya, peduli pada lingkungan, dan terlibat aktif menghadapi keprihatinan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta kepemimpinan. Terutama, menjadi tugas kita sebagai ibu untuk memastikan anak-anak terlindungi dari ancaman di era digital. Mari terus perkuat pelayanan yang konkret dan berdampak positif bagi masyarakat." tegas Elisabeth
Hal senada disampaikan oleh Ketua BAKORCAB Bandar Lampung, Maria Regina Rini Rosari Ambarwati. Ia mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya perayaan Ekaristi sebagai puncak perayaan serta dimeriahkan oleh dengan Lomba Kreasi Makanan Tradisional berbahan non-beras dan non-tepung.
"Lomba ini diikuti oleh lima cabang, yakni Way Kandis, Panjang, Teluk Betung, Tanjungkarang, dan Kedaton. Semoga melalui kegiatan ini, WKRI semakin teguh melangkah merawat rahim kehidupan dan mewujudkan perempuan berdaya," tutur Maria.
Semangat *Laudato Si' dan Kebangsaan
Ketua DPH Paroki Way Kandis, Agustinus Sutrisno, turut memberikan apresiasi atas peran aktif WKRI. Ia berharap organisasi ini terus tampil sebagai penerus bangsa yang diperhitungkan dengan menegakkan empat pilar kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.,bersama membangun masyarakat yang sehat, aman, sejahtera,berperan aktif dalam lingkungan, gereja, dan menjadi ibu yang sungguh melayani sebagai istri dan bagi anak- anak" Ucapnya
Perayaan ini juga kental dengan semangat ekologis Laudato Si'. Panitia mewajibkan peserta lomba menggunakan bahan ramah lingkungan tanpa kemasan plastik. Seluruh peserta dan tamu undangan bahkan diimbau membawa botol minum pribadi (tumbler) sebagai langkah nyata mengurangi sampah plastik.
Perayaan resmi dibuka dengan acara pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Elisabeth Sri Puryanti, didampingi oleh RD Antonius Suhendri, ketua Bakorcab, serta para ketua cabang.Kemeriahan acara
diselingi pula dengan berbagai tarian seperti Tari Induk Teladan dengan iringan lagu Terang dan Garam ciptaan Bapak Uskup Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo persembahan dari' DPC Kedaton, beberapa dance dan doorprize.
Hasil Lomba Kreasi Makanan Tradisional:
Setelah melalui penilaian ketat oleh dewan juri yakni Rosalia Kundarudinny, FX. Suratno, dan Sigit Haryadi, S.ST., M.Par., berikut adalah para pemenang:
1. Juara 1: Cabang Way Kandis
2. Juara 2: Cabang Teluk Betung
3. Juara 3: Cabang Kedaton
4. Juara 4: Cabang Tanjungkarang
5. Juara 5: Cabang Panjang
Perayaan HUT ke-102 ini menjadi pengingat bagi seluruh anggota WKRI untuk terus memperkuat pelayanan konkret yang berdampak positif bagi masyarakat, gereja, dan bangsa.
Kontributor : Gracia.

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 642
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 298
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 238
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 186
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 41
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 40
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 37
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 35
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 33
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 30
BERLANGGANAN BERITA