Logo Saibumi

Viral Kabar SPPG Dihentikan, BGN Tegaskan Program Tetap Beroperasi

Viral Kabar SPPG Dihentikan, BGN Tegaskan Program Tetap Beroperasi

Foto Ilustrasi

Saibumi.com(SMSI), Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) membantah kabar yang beredar di media sosial terkait penghentian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

 

BGN menegaskan seluruh layanan tetap berjalan sambil dilakukan pembenahan tata kelola serta validasi data internal guna memastikan pelaksanaan program berjalan lebih akurat dan tepat sasaran.

BACA JUGA: HUT ke-344 Kota Bandar Lampung Bakal Dimeriahkan Expo, Parade Budaya dan Konser Pemuda

 

Wakil Kepala BGN, Trenggono, menjelaskan keramaian yang sempat terjadi di lobi kantor BGN bukan merupakan aksi penolakan maupun penghentian program, melainkan kedatangan sejumlah perwakilan daerah yang ingin memperoleh penjelasan mengenai keberlanjutan operasional program di wilayah masing-masing.

 

"Hanya beberapa orang. Sudah kami akomodir dengan mengundang pimpinannya untuk bertemu dan kami ajak ke atas. Mereka dari Sumba Barat, Nias, dan Sorong yang mempertanyakan kenapa operasional belum berlanjut, dan semuanya sudah dijelaskan serta mereka menerimanya," ujar Trenggono dalam podcast Total Politik, Sabtu (13/6/2026).

 

Menurutnya, BGN memilih pendekatan dialogis dengan para perwakilan daerah guna menyerap aspirasi sekaligus memberikan penjelasan terkait perkembangan pelaksanaan program.

 

"Kami hadapi semuanya, kami ajak ke atas dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk menyampaikan aspirasinya," Tambahnya.

 

Sementara itu, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menegaskan operasional SPPG tetap berlangsung meskipun saat ini lembaganya tengah melakukan penataan ulang data dan sistem administrasi sebagai bagian dari proses transisi kepemimpinan.

 

Agustina mengungkapkan, berdasarkan data terbaru terdapat 27.877 dapur SPPG yang telah memiliki virtual account sebagai sarana penerimaan dana operasional.

 

"Saat saya masuk, tata kelola tentu harus melihat data yang ada. Ada berbagai versi data, sehingga kami mengambil acuan yang paling akhir, yaitu jumlah virtual account karena itu menjadi dasar penyaluran dana operasional," tuturnya dilansir dari Beritasatu.com.

 

Ia menjelaskan, sinkronisasi data diperlukan agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

"Karena masa peralihan, kami mengharapkan operasional tetap berjalan. Virtual account tetap diisi dan operasional tetap berlangsung," katanya.

 

Agustina juga membantah keras isu penghentian sementara seluruh operasional SPPG yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

 

"Kalau ada yang menyuarakan seperti itu, kami yakin itu hoaks. Kami memantau proses top up dana operasional terus berjalan sehingga menjawab isu penghentian sementara SPPG," tegasnya.

 

Meski demikian, BGN mengakui masih menemukan sejumlah persoalan administratif yang memerlukan pembenahan, termasuk adanya perbedaan data internal serta keberadaan sejumlah dapur SPPG yang belum memiliki virtual account.

 

"Kami akan menata ulang setelah mengetahui beberapa permasalahan. Data internal berbeda versi sehingga membuat kami harus melakukan pembenahan agar titik awal kebijakan menjadi jelas," ungkapnya.

 

Sebagai langkah sementara, BGN melakukan penyesuaian terhadap unit-unit SPPG yang belum memiliki virtual account hingga proses verifikasi dan validasi data selesai dilakukan.

 

"Yang belum memiliki virtual account kami hentikan dahulu sambil melihat detail permasalahannya. Kami tidak bisa membuat kebijakan sebelum mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan," tutup Agustina.

BACA JUGA: HUT ke-344 Kota Bandar Lampung Bakal Dimeriahkan Expo, Parade Budaya dan Konser Pemuda

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA