Saibumi.com(SMSI) Bagi Kamu pecinta modifikasi, mendandani motor agar terlihat berbeda dari standar pabrikan adalah sebuah kepuasan tersendiri.
Salah satu bagian yang paling sering jadi sasaran adalah area radiator.
Banyak beredar di pasaran cover atau pelindung radiator dengan desain yang sangat mencolok, warna-warni, hingga motif carbon yang harganya sangat terjangkau.
Namun, di balik tampilannya yang menggiurkan, ada ancaman serius yang mengintai mesin eSP+ Honda.
Bukannya melindungi, aksesori variasi yang tidak jelas asal-usulnya ini justru sering kali menjadi penyebab utama kerusakan mesin yang sangat fatal.
Yuk, pahami mengapa kamu harus ekstra selektif sebelum mengganti pelindung radiator standar
1. Modifikasi Asal-Asalan Bisa Blokir Jalur Napas Mesin
Radiator pada motor matic seperti Honda Vario 160 atau Honda PCX 160 berfungsi sebagai penukar panas.
Cairan pendingin (coolant) yang membawa panas dari mesin akan didinginkan oleh udara yang lewat melalui sirip-sirip radiator. Agar proses ini berjalan lancar, suplai angin harus melimpah dan tidak terhambat.
Masalah utama pada cover radiator variasi murah adalah desainnya yang hanya mementingkan estetika tanpa memedulikan fungsi teknis.
Banyak produk variasi yang memiliki celah udara sangat sempit atau bahkan tertutup rapat oleh ornamen hiasan. Akibatnya, aliran udara yang seharusnya mendinginkan sirip radiator terblokir secara radikal.
Mesin dipaksa bekerja keras dalam suhu tinggi tanpa mendapatkan pendinginan yang semestinya.
2. Overheat Bikin Mesin Mogok
Apa yang terjadi jika suhu mesin terus melonjak?
Akan dihadapkan pada situasi yang sangat jauh dari bisa dianggap keren. Pelan tapi pasti, suhu internal mesin akan melewati batas toleransi.
Gejala awalnya bisa Brosis pantau lewat indikator suhu di panel meter digital yang menyala merah atau munculnya lampu MIL (Malfunction Indicator Lamp).
Jika indikator ini sudah menyala dan kamu tetap memaksakan jalan, motor akan mengalami overheat. Mesin akan mendadak kehilangan tenaga (ngempos) dan akhirnya mati total di tengah kemacetan.
Risikonya tidak main-main; suhu ekstrem bisa membuat kepala silinder melenting, piston macet, hingga kerusakan pada seal mesin.
Biaya perbaikan untuk kerusakan akibat overheat bisa mencapai angka jutaan. Kamu bisa mempelajari kembali cara mengatasi motor overheat agar lebih waspada.
3. Tampil Ganteng Tanpa Mengorbankan Mesin
Lalu, apakah kamu dilarang memodifikasi area radiator? Tentu tidak. Kuncinya adalah memilih aksesori yang sudah teruji kualitasnya.
disarankan untuk tetap menggunakan cover radiator standar pabrikan yang sudah dirancang dengan perhitungan aero dinamika yang mantap.
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 649
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 303
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 201
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 190
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 86
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 58
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 56
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 56
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 54
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 50
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 48
BERLANGGANAN BERITA