Logo Saibumi

Sambut Kepengurusan Baru, KKKI Keuskupan Tanjungkarang Bentuk Tim Pemilihan Ketua Periode 2026-2029

Sambut Kepengurusan Baru, KKKI Keuskupan Tanjungkarang Bentuk Tim Pemilihan Ketua Periode 2026-2029

Saibumi.com(SMSI) BANDAR LAMPUNG – Menjelang berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2023-2026 pada Juni mendatang, Komunitas Kerasulan Kerahiman Ilahi (KKKI) Keuskupan Tanjungkarang mulai melakukan langkah strategis. Sebanyak 10 orang telah ditunjuk sebagai Tim Pemilihan untuk menjaring sosok nahkoda baru yang akan memimpin komunitas devosional ini selama tiga tahun ke depan.

​Mekanisme Pemilihan Digital
​Berbeda dengan sistem konvensional, proses pemungutan suara akan dilaksanakan sepenuhnya secara daring (online) melalui metode polling di grup WhatsApp resmi yang telah dikoordinasikan oleh Tim Pemilihan.
​Jadwal pelaksanaan pemilihan telah ditetapkan pada Minggu, 31 Mei 2026, mulai pukul 06.00 hingga 24.00 WIB. Setelah surat suara digital masuk, Tim Pemilihan akan melakukan rekapitulasi dan mengumumkan hasilnya pada Senin, 1 Juni 2026. Puncaknya, pelantikan Ketua dan Pengurus terpilih dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 16 Juni 2026.
​Kriteria Calon Pemimpin
​Untuk menjaga marwah spiritualitas komunitas, Tim Pemilihan menetapkan sejumlah kriteria ketat bagi calon Ketua KKKI Tingkat Keuskupan periode 2026-2029:
​Kriteria Umum: Calon harus merupakan devosan yang aktif mempraktikkan spiritualitas Kerahiman Ilahi, memiliki rekam jejak hidup Katolik yang baik, taat pada ajaran Gereja, serta mendapat restu dari Uskup atau Pastor Moderator. Selain itu, calon wajib memahami teologi St. Faustina dan memiliki kemampuan manajerial untuk mengorganisir kegiatan seperti Misa Kerahiman dan Jam Kerahiman (Hour of Mercy).
​Kriteria Khusus: Calon diharapkan berusia di bawah 60 tahun (pria/wanita), sehat jasmani dan rohani, serta minimal lulusan SLTA. Salah satu aturan krusial adalah ketua terpilih nantinya tidak diperkenankan menjabat sebagai pengurus inti di kelompok devosional lain guna menjaga fokus pelayanan.

​Tahapan dan Partisipasi Paroki
​Proses penjaringan nama dimulai di tingkat akar rumput. Setiap Paroki diminta mengirimkan 1 hingga 2 nama calon ketua. Jika dari tingkat Paroki/Stasi tidak ada calon, maka diperbolehkan mencalonkan pengurus tingkat Keuskupan yang baru menjabat satu periode. Nama-nama tersebut harus sudah diterima Tim Pemilihan paling lambat 24 Mei 2026.
​Terkait hak suara, setiap Stasi diminta menentukan 2 hingga 5 orang perwakilan devosan sebagai pemilih. Data pemilih berupa nama dan nomor KTP wajib diserahkan kepada tim paling lambat pada 29 Mei 2026.

BACA JUGA: BMKG: Cuaca Lampung Didominasi Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan

Harapan Estafet Kepemimpinan
​Ketua KKKI Keuskupan Tanjungkarang saat ini, Cecilia Tresnaningsih, yang masa baktinya segera berakhir dalam hitungan jam, menyampaikan harapannya agar proses ini berjalan dengan penuh sukacita dan semangat persaudaraan, memperoleh pemimpin yang berintegritas yang tinggi kehidupan spiritualitasnya mendalam, rendah hati dan memiliki kasih Kerahiman Ilahi juga kerahiman insani
​Saat ditemui, beliau menyampaikan "Semoga ketua yang terpilih nantinya adalah sosok yang memiliki integritas moral yang tinggi dan kehidupan spiritualitasnya yang mendalam, benar-benar memiliki hati untuk melayani dan mampu membawa api Kerahiman Ilahi semakin berkobar di hati seluruh umat di Keuskupan Tanjungkarang, serta melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan lebih inovatif dan inklusif."

BACA JUGA: BMKG: Cuaca Lampung Didominasi Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA