Logo Saibumi

Polisi Diteriaki Maling Saat Tangkap Terduga Pengedar Narkoba di Pesawaran, Sempat Dikepung Warga

Polisi Diteriaki Maling Saat Tangkap Terduga Pengedar Narkoba di Pesawaran, Sempat Dikepung Warga

Foto Istimewa

Saibumi.com(SMSI), Lampung – Sebuah video viral di media sosial, memperlihatkan kericuhan saat proses penangkapan terduga pengedar narkoba di Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, Lampung, pada Jumat (22/5/2026).

 

Dalam peristiwa tersebut, sejumlah personel Satresnarkoba Polres Pesawaran justru dikepung warga usai diteriaki sebagai maling.

BACA JUGA: Viral Kasus Sang Kakek Dugaan Penggelapan Getah Karet, kolaborasi Kejari Lampung Selatan dan pemerintah Daerah Terus Upayakan Keadilan Restoratif

 

Berdasarkan rekaman video yang beredar, beberapa pria diduga anggota kepolisian tampak dikerumuni massa hingga situasi berubah ricuh dan sempat terjadi aksi saling kejar.

 

Bahkan, dalam video tersebut terlihat salah seorang pria yang diduga personel kepolisian menunjukkan senjata api serta borgol kabel ties kepada warga untuk meyakinkan identitas mereka.

 

Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito Pandhita, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan kericuhan bermula saat personel Satresnarkoba Polres Pesawaran melakukan upaya penangkapan terhadap seorang terduga pengedar narkoba di wilayah Way Lima.

 

Namun saat proses penangkapan berlangsung, terduga pelaku disebut melarikan diri menggunakan mobil sambil meneriaki anggota kepolisian sebagai maling.

 

“Pelaku ini melarikan diri sambil meneriaki anggota polisi maling. Warga yang mendengar langsung berkumpul dan mengira anggota kami matel atau mata elang,” ujar AKBP Alvie, Minggu (24/5/2026).

 

Menurut AKBP Alvie, personel yang berada di lapangan sebenarnya telah berupaya menjelaskan identitas mereka kepada warga. Namun penjelasan tersebut belum sepenuhnya dipercaya masyarakat hingga Kepala Unit (Kanit) Satresnarkoba datang ke lokasi.

 

“Anggota sudah menyampaikan kalau mereka polisi, tapi warga belum percaya. Setelah Kanit datang baru situasi bisa dijelaskan,” tambahnya.

 

Akibat kericuhan itu, kendaraan milik personel kepolisian dilaporkan mengalami kerusakan karena amukan massa. Selain itu, sebuah airsoft gun milik anggota sempat diamankan warga sebelum akhirnya dikembalikan.

 

“Memang ada pengrusakan kendaraan dan airsoft gun sempat diambil warga. Tapi sekarang sudah dikembalikan dan kendaraan juga sudah diperbaiki warga,” lanjutnya.

 

Saat ini, peristiwa tersebut masih dalam pendalaman oleh Propam Polres Pesawaran. Pemeriksaan dilakukan terhadap personel yang terlibat dalam operasi maupun sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian.

 

BACA JUGA: Viral Kasus Sang Kakek Dugaan Penggelapan Getah Karet, kolaborasi Kejari Lampung Selatan dan pemerintah Daerah Terus Upayakan Keadilan Restoratif

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA