Logo Saibumi

Tips Kurangi Polusi Dengan Cara Berkendara Eco-Riding

Tips Kurangi Polusi Dengan Cara Berkendara Eco-Riding

Saibumi.com(SMSI) Di tengah padatnya mobilitas perkotaan, polusi udara telah menjadi musuh tak kasat mata yang mengancam kesehatan dan kelestarian lingkungan untuk generasi masa depan. Namun, tahukah kamu bahwa kita juga bisa menjadi bagian dari solusi? Ya, menyelamatkan bumi tidak harus selalu dengan aksi demonstrasi besar-besaran.

Kita bisa memulainya lewat teknik Eco-Riding. Yuk, simak cara mudahnya
1. Tarikan Gas yang "Smooth", Kunci Emisi Rendah
Banyak pengendara yang hobi memuntir tuas gas secara agresif atau menggeber mesin (stop-and-go ekstrem) saat lampu merah baru saja berganti hijau.
Padahal, kebiasaan ini memaksa sistem injeksi menyemprotkan bahan bakar jauh melebihi kebutuhan normal.
Akibatnya, bensin terbuang sia-sia dan sisa pembakaran (emisi gas buang) yang mencemari udara melonjak drastis.
Terapkan teknik eco-riding dengan cara memutar tuas gas secara perlahan dan konstan (stabil). Hindari akselerasi dan pengereman mendadak.
Dengan menjaga putaran mesin tetap stabil, sistem injeksi PGM-FI pada motor Honda kamu akan mengkalkulasi suplai bahan bakar dengan sangat presisi.

Hasilnya, pembakaran menjadi jauh lebih sempurna, tarikan motor tetap responsif, gas buang lebih bersih, dan dompet Brosis makin tebal karena konsumsi bahan bakar jadi super irit.2. Perhatikan Tekanan Angin Ban
Apa hubungannya angin ban dengan polusi udara? Secara fisika, sangat erat hubungannya!
Jika ban motor Brosis kempes atau tekanan anginnya berada di bawah standar pabrikan, tapak ban yang menempel pada aspal akan menjadi lebih lebar.
Kondisi ini menciptakan gaya gesek (rolling resistance) yang sangat besar. Mesin motor harus bekerja ekstra keras hanya untuk membuat roda berputar. Kerja keras mesin ini otomatis memakan lebih banyak bensin dan menghasilkan lebih banyak polusi.
Oleh karena itu, jadikan pengecekan tekanan angin ban motor sebagai rutinitas mingguan kamu.
Ban yang tekanannya pas membuat motor meluncur ringan dan bumi pun bernapas lebih lega.

BACA JUGA: TDM Raden Intan Gelar Showroom Event Spesial Hari Kartini dengan Lomba Fashion Show

3. Komitmen Honda, Dari Teknologi eSP hingga Era Motor Listrik (EV)
Upaya dalam melakukan eco-riding akan sangat maksimal karena didukung oleh komitmen kuat Honda terhadap lingkungan hidup. Selama bertahun-tahun, Honda terus berinovasi menekan angka emisi global.
Salah satu bukti nyatanya adalah penyematan teknologi eSP (enhanced Smart Power) pada hampir seluruh lini skutik Honda saat ini.
Mesin cerdas ini dirancang khusus untuk meminimalkan gesekan internal (low friction), sehingga performa mesin meningkat pesat namun bahan bakar yang terbakar dan emisi yang dihasilkan ditekan seminimal mungkin.
Apalagi ditambah dengan fitur Idling Stop System (ISS) yang otomatis mematikan mesin saat motor berhenti, polusi di lampu merah bisa ditekan hingga angka nol

Lebih dari itu, Honda kini secara agresif memimpin transisi menuju era mobilitas tanpa emisi (Zero Emission).
Kehadiran lini motor listrik masa depan seperti Honda EM1 e:, Honda ICON e:, dan Honda CUV e: menjadi jawaban nyata bagi Brosis yang ingin 100% terbebas dari polusi suara dan gas buang.

BACA JUGA: TDM Raden Intan Gelar Showroom Event Spesial Hari Kartini dengan Lomba Fashion Show

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA