Logo Saibumi

Langkah Kecil di Pesisir Lampung Selatan: Menanam Mangrove, Peduli Sesama

Langkah Kecil di Pesisir Lampung Selatan: Menanam Mangrove, Peduli Sesama

Saibumi.com(SMSI) LAMPUNG SELATAN– Suasana fajar di Keuskupan Tanjungkarang belum sepenuhnya terang ketika rombongan bersiap menempuh perjalanan dua jam menuju Pasir sakti pesisir Timur Lampung. Semangat "Cinta Kehidupan" menjadi bahan bakar utama bagi Suster Vincent HK, Koordinator Laudato Si’ Keuskupan Tanjungkarang, bersama Komunitas Kerasulan Kerahiman Ilahi (KKKI) dan Wanita Katolik RI (WKRI), komunitas Kawan Bhumi, perwakilan umat Paroki Sribhawono, perwakilan umat UP Bakauheni, untuk merayakan Hari Bumi 2026 dengan aksi nyata tanam mangrove melanjutkan rangkaian yang sebelumnya sudah dilakukan tiga kali ; di Pesisir Teluk, Kawasan mangrove Cukunyinyi.
Bertempat di Desa Pulau Waru , Desa Purworejo, Pasir Sakti Lampung Selatan, aksi kolaboratif ini mewujudkan tema global
Penanaman Mangrove Lintas Sektoral menuju Ekology integral Tidak sekadar seremonial, kehadiran mereka adalah bagian dari program berkelanjutan Tahun Ardas dalam semangat Laudato Si’ dalam menjaga keutuhan ciptaan.
Aksi penanaman bibit mangrove ini bukan yang pertama kalinya. Dengan tangan yang kotor oleh lumpur namun hati yang riang, para peserta—termasuk Bapak Uskup Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo, RDTotok.Subianto, RD Astono, RD Noven, anggota WKRI, KKKI, perwkailan umat Paroki Sribhawono dan Bakauheni, Kawan Bhumi dan para Suster ( HK, FCh, CB) mewakili IBSI dan Kongregasi Suster PMJ yang berkontribusi penuh dengan menyumbangkan 5000 bibit mangrove dengan cakupan luas tanam 1 Ha sebagai dukungan gerakan Laudato'si dan Tahun Ardas Keuskupan Tanjungkarang 2026.
Mangrove dipilih karena peran krusialnya dalam mencegah abrasi dan menjaga ekosistem laut, sebagai mata pencaharian utama masyarakat pesisir. Menanam adalah bentuk perwujudan doa ( Doa Tahun Ardas) dan spiritualitas Laudato'si warisan yang ditinggalkan Bapa Suci Paus Fransiskus.
Ketua KKKI, Cecilia Tresnaningsih, menegaskan bahwa peringatan Earth Day setiap 22 April adalah pengingat akan tanggung jawab manusia sebagai penjaga bumi.
> "Tema Hari Bumi tahun ini, *'Our Power, Our Planet'* (Kekuatan Kita, Planet Kita), menekankan bahwa setiap individu memiliki kekuatan untuk melindungi bumi melalui aksi nyata. Apa yang kita tanam hari ini adalah investasi dan perlindungan bagi generasi mendatang," ujar Cecilia di sela-sela kegiatan.

Tali Kasih di Tengah Aksi Ekologi
Kegiatan ini tidak hanya menyentuh aspek lingkungan, tetapi juga kemanusiaan. Sebagai wujud syukur dan semangat berbagi kepada sekelompok ibu dan bapak pencari Cacing sebagai sumber kehidupan mereka. Ada 30 paket yang dibagikan kepada warga.
Aksi " tali kasih " ini menjadi jembatan antara semangat spiritualitas dan kepedulian sosial. Bagi warga sekitar, bantuan ini merupakan oase di tengah tantangan ekonomi pesisir, sekaligus pengingat bahwa pelestarian lingkungan dan kesejahteraan manusia adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
Meskipun harus berangkat subuh dan menempuh jarak yang cukup jauh, keletihan para peserta terbayar saat melihat deretan bibit mangrove yang kini berdiri tegak.
Hari Bumi 2026 di Lampung Selatan menjadi bukti bahwa ketika iman, cinta, dan aksi lingkungan bertemu, dampak besar bagi bumi bukan lagi sekadar impian.

Suster Vincent HK Saat dijumpai menyampaikan bahwa gerakan menanam bukanlah tujuan akhir tapi bagaimana secara konsisten kolaborasi tetap terjalin untuk memastikan pertumbuhan dan perawatan tetap dapat terjaga. Semoga Tahun Ardas ini mengingatkan kita semua akan panggilan kita sebagai umat beriman untuk menjaga Bumi rumah bersama dan seluruh ciptaan dimana kita saling terhubung satu sama lain. "Gerakan menanam ini bukanlah tujuan akhir, tetapi sikap konsisten kolaborasi yang terus terjalin, memastikan pertumbuhan dan perawatan bibit mangrove terjaga tumbuh dengan asri, selaras Tahun Arah Dasar IX Keuskupan Tanjungkarang tahun Cinta Kehidupan dan Lingkungan Hidup, tugas umat bersama merawat bumi dan seluruh ciptaan".Ujar Suster Vincent.

BACA JUGA: Tetap Setia Meski 'Gunung' Tak Beranjak: Suasana Syahdu Praise and Worship PDPKK Santa Lucia

BACA JUGA: Tetap Setia Meski 'Gunung' Tak Beranjak: Suasana Syahdu Praise and Worship PDPKK Santa Lucia

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA