Saibumi.com(SMSI) NATAR, 17 April 2026 – Banyak pemilik sepeda motor yang melakukan perawatan mandiri di rumah sering kali menganggap semua baut pada kendaraan mereka memiliki fungsi yang sama selama ukurannya pas. Namun, faktanya setiap baut dirancang dengan spesifikasi material dan tingkat kekerasan yang berbeda tergantung posisinya. Astra Motor Natar, melalui Kepala Cabang Astra Motor Natar, Ardhian Purna Yoga, mengedukasi masyarakat mengenai perbedaan mendasar antara baut bodi dan baut mesin.
Spesifikasi Material Menentukan Ketahanan
Menurut Ardhian, kesalahan dalam memasang jenis baut bukan hanya soal estetika, melainkan menyangkut keamanan dan integritas struktur kendaraan.
"Baut yang digunakan pada mesin dan bodi motor itu berbeda jauh dari segi teknisnya. Memaksakan baut bodi untuk area mesin, atau sebaliknya, bisa berakibat fatal mulai dari baut yang patah di dalam hingga kerusakan pada ulir komponen yang mahal," jelas Ardhian Purna Yoga.
Perbedaan Utama Baut Bodi vs Baut Mesin:
Baut Bodi (Body Bolts): Umumnya dirancang dengan material yang lebih ringan dan memiliki kepala baut yang lebih lebar atau estetis. Fungsinya hanya untuk mengikat panel plastik agar tidak bergetar. Tingkat kekerasannya tidak terlalu tinggi karena bodi motor tidak mengalami tekanan atau suhu ekstrem.
Baut Mesin (Engine/Structural Bolts): Memiliki kode angka pada kepala baut yang menunjukkan tingkat kekuatan tariknya (tensile strength). Baut ini harus mampu menahan getaran frekuensi tinggi, tekanan mekanis yang besar, serta perubahan suhu mesin yang drastis tanpa mengalami pemuaian yang merusak ulir.
Risiko Menggunakan Baut yang Tidak Sesuai:
Baut Patah: Baut bodi yang dipasang di mesin akan mudah patah karena tidak kuat menahan panas dan torsi pengencangan mesin.
Drat Aus (Slek): Sebaliknya, baut mesin yang sangat keras jika dipasang paksa pada komponen bodi atau rangka yang lebih lunak dapat merusak lubang baut secara permanen.
Korosi: Baut mesin biasanya memiliki lapisan khusus untuk tahan terhadap cairan kimia seperti oli, sementara baut bodi biasa lebih cepat berkarat jika terkena uap panas mesin.
Edukasi dari AHASS Astra Motor Natar
Ardhian menyarankan agar konsumen selalu memastikan penggunaan baut sesuai dengan katalog suku cadang resmi. Astra Motor Natar melalui bengkel resmi AHASS menjamin bahwa setiap pengerjaan servis menggunakan alat ukur kunci torsi (torque wrench) agar tingkat kekencangan baut sesuai dengan spesifikasi pabrikan.
"Kami di AHASS selalu menggunakan suku cadang asli Honda Genuine Parts. Kami ingin memastikan setiap detail kecil, termasuk baut, terpasang dengan standar keamanan tertinggi demi kenyamanan pelanggan setia Honda di wilayah Lampung," tutup Ardhian.
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 298
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 239
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 198
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 187
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 51
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 47
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 39
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 37
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 37
BERLANGGANAN BERITA