Saibumi.com(SMSI) NATAR, LAMPUNG SELATAN – Bagi pengguna motor matik, kenyamanan berkendara sangat bergantung pada kondisi sistem transmisi atau Continuous Variable Transmission (CVT). Salah satu komponen yang sering kali menjadi penyebab menurunnya kenyamanan tersebut adalah mangkok kopling (clutch housing). Jika diabaikan, kerusakan pada bagian ini tidak hanya menimbulkan getaran, tetapi juga dapat memicu biaya perbaikan yang lebih besar.
Guna memastikan performa motor matik konsumen tetap optimal, Astra Motor Natar membagikan panduan teknis mengenai kapan sebaiknya mangkok kopling diganti serta tanda-tanda kerusakan yang perlu diwaspadai.
Ardhian Yoga Purna, Kepala Cabang Astra Motor Natar, menjelaskan bahwa mangkok kopling memiliki masa pakai yang sangat bergantung pada cara berkendara dan intensitas perawatan rutin di bagian CVT.
"Mangkok kopling berfungsi sebagai wadah bagi kampas ganda untuk menempel dan menghasilkan tenaga ke roda belakang. Masalah yang sering muncul seperti 'gredek' atau getaran di awal tarikan biasanya bersumber dari area ini. Kami mengimbau pengendara untuk lebih peka terhadap perubahan rasa saat motor mulai berjalan," ungkap Ardhian.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengganti?
Secara umum, pengecekan rutin pada area CVT disarankan setiap 8.000 KM hingga 10.000 KM. Namun, penggantian mangkok kopling biasanya dilakukan jika ditemukan kondisi berikut:
Permukaan Mangkok Berubah Warna (Pelangi): Akibat panas yang berlebih (overheat), material besi pada mangkok bisa berubah warna menjadi kebiruan atau keunguan. Hal ini menandakan struktur besi sudah berubah dan tidak lagi presisi.
Permukaan Dalam Tidak Rata atau Terkikis: Jika dinding bagian dalam mangkok sudah tampak "termakan" atau bergelombang, kampas ganda tidak akan menempel dengan sempurna, menyebabkan selip kopling.
Timbul Getaran Berlebih (Gredek): Meskipun sudah dibersihkan, jika getaran pada area mesin bawah tetap terasa saat mulai berakselerasi, itu merupakan sinyal kuat bahwa mangkok kopling sudah harus diganti.
Tips Merawat Mangkok Kopling agar Awet
Ardhian Yoga Purna menambahkan bahwa gaya berkendara "setengah kopling" atau sering menahan rem sambil membuka gas pada motor matik adalah penyebab utama mangkok kopling cepat rusak.
"Hindari kebiasaan menahan gas saat berhenti di tanjakan dengan kondisi rem ditekan, karena hal ini memicu gesekan berlebih yang menghasilkan panas ekstrem. Selain itu, pastikan rutin melakukan servis CVT di bengkel resmi AHASS untuk pembersihan debu sisa gesekan yang bisa menghambat kinerja kopling," tambah Ardhian.
Melalui edukasi ini, Astra Motor Natar terus berkomitmen mendukung kampanye #Cari_Aman dengan memastikan kendaraan pelanggan selalu dalam kondisi prima, sehingga meminimalisir risiko kendala teknis saat di perjalanan.
Tentang Astra Motor Natar:
Astra Motor Natar adalah dealer dan bengkel resmi sepeda motor Honda di wilayah Lampung Selatan. Selain menyediakan unit terbaru, Astra Motor Natar berfokus pada layanan purna jual yang berkualitas melalui teknisi terlatih berstandar Honda.
Kontak Media:
Astra Motor Natar
Jl. Raya Natar No.93, Merak Batin, Kec. Natar, Kabupaten Lampung Selatan.
0721 92661 / 082183636395
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 298
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 239
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 198
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 187
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 47
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 46
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 39
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 38
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 37
BERLANGGANAN BERITA