Saibumi.com(SMSI) LAMPUNG TENGAH – Ratusan umat Katolik dari berbagai penjuru Paroki Santo Paulus Kotagajah berkumpul dalam balutan iman dan persaudaraan di Stasi Santa Maria Seputih Raman. Pada Minggu (12/04/2026), mereka merayakan Pesta Minggu Kerahiman Ilahi dengan mengusung tema sentral: "Mari Peduli sebagai Wujud Perbuatan Belaskasih" (BCH742).
Semangat Ekologis dan Kekuatan Doa
Acara dibuka dengan hangat oleh Bapak F.X. Sulistiyo selaku Ketua Stasi Seputih Raman, disusul sambutan dari Ketua DPP Harian, Bapak Yohanes Sutamto. Momen haru terasa saat Pamong Komunitas Kerasulan Kerahiman Ilahi (KKKI) Paroki Kotagajah, Emerita Nenny Wijayati, memberikan arahannya.
Dalam sambutannya, Nenny menekankan bahwa belas kasih Tuhan tidak hanya berhenti pada sesama manusia, tetapi juga mencakup alam semesta. Ia mengajak umat untuk aktif merawat kelestarian lingkungan sebagai bentuk nyata kasih.
"Doa Koronka adalah kekuatan jiwa. Teruslah daraskan doa ini untuk menguatkan mereka yang letih lesu, berbeban berat, serta keluarga yang sedang menderita sakit," ujar Nenny menekankan pentingnya devosi tersebut.
Kehadiran Umat dari 12 Stasi
Meskipun dipusatkan di Seputih Raman, antusiasme umat terlihat dari kehadiran perwakilan 12 stasi di bawah naungan Paroki Kotagajah. Berdasarkan data yang dihimpun, sekitar 200 umat dan devosan hadir, meliputi wilayah:
Stasi Kotagajah, Seputih Raman, dan Sukoharjo.
Pugung, Sritejo Kencono, dan Cempaka.
Taman Cari, Tambah Subur, dan Tanjung Inten.
Gambas, Raman Utara Persil 11, serta Raman Utara Persil 24.
Lima Pilar Mengimani Kerahiman Ilahi
Puncak acara ditandai dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Matheus Wahyudi, MSF. Sebelum misa, umat diajak mendengarkan pewartaan dan kesaksian iman yang menggugah dari Tim Pewarta.
Dalam homilinya, Romo Wahyudi mengingatkan umat akan lima pilar utama dalam menghidupi Devosi Kerahiman Ilahi:
Menghormati Gambar "Yesus Andalanku".
Merayakan Pesta Kerahiman dengan sungguh.
Menghidupi Doa Jam Kerahiman (setiap pukul 15.00).
Setia mendaraskan Doa Koronka.
Menjadi Rasul Kerahiman yang mengandalkan Yesus dalam setiap langkah hidup.
Ritual Pembakaran Ujud Doa
Sebagai simbol penyerahan diri total kepada Tuhan, acara diakhiri dengan prosesi pembakaran ujud-ujud doa yang telah ditulis oleh umat. Pembakaran dilakukan oleh Pamong 1, Pamong 2, dan Ketua Stasi Seputih Raman, diringi dengan lantunan Doa Koronka yang syahdu secara bersama-sama.
Harmoni Lintas Agama
Keberhasilan acara ini tidak lepas dari sinergi yang apik di lapangan. Keamanan tidak hanya dijaga oleh pihak internal dan Kepolisian setempat, tetapi juga melibatkan Paguyuban Lintas Agama.
"Kegiatan ini berjalan sangat lancar berkat kesiapan tim keamanan dan dukungan dari saudara-saudara lintas agama. Ini adalah bukti nyata kerukunan di wilayah kita," pungkas Ibu Emerita Nenny Wijayati menutup rangkaian acara dengan penuh syukur.

.jpeg)
BACA JUGA: Korve PKOR Way Halim Jadi Momentum Pembenahan Kawasan dan Ruang Publik
BACA JUGA: Korve PKOR Way Halim Jadi Momentum Pembenahan Kawasan dan Ruang Publik
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 640
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 292
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 264
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 233
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 196
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 185
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 22
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 18
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 17
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 15
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 14
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 14
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 13
BERLANGGANAN BERITA