Logo Saibumi

Astra Motor Natar Ingatkan Pengendara: Hindari Oper Gigi Saat 'Limit', Bukannya Kencang Malah Bikin Mesin Jebol

Astra Motor Natar Ingatkan Pengendara: Hindari Oper Gigi Saat

Saibumi.com(SMSI) Lamsel, 6 April 2026 – Banyak pengendara motor sport maupun bebek yang beranggapan bahwa berpindah gigi (shifting) saat putaran mesin menyentuh batas maksimal atau limiter akan membuat akselerasi motor menjadi lebih bertenaga. Namun, faktanya kebiasaan ini justru menyimpan risiko kerusakan mesin yang fatal. Astra Motor Natar, melalui Kepala Cabang Astra Motor Natar, Ardhian Purna Yoga, memberikan edukasi teknis agar para pengguna motor Honda tetap dapat berkendara dengan performa maksimal tanpa mengorbankan durabilitas mesin.

Risiko di Balik Performa Semu
Memaksa mesin bekerja hingga menyentuh angka Red Line pada speedometer secara terus-menerus saat berpindah gigi tidak memberikan tambahan kecepatan yang signifikan. Sebaliknya, hal ini memberikan tekanan berlebih pada komponen internal mesin.

"Banyak yang salah kaprah bahwa oper gigi di titik limit itu bikin motor makin kencang. Padahal, setiap mesin memiliki titik puncak torsi dan tenaga yang biasanya justru berada sebelum garis merah (red line). Jika dipaksakan terus-menerus, risiko mesin jebol sangat besar karena komponen seperti kruk as, piston, dan klep bekerja melampaui batas toleransi materialnya," jelas Ardhian Purna Yoga.

BACA JUGA: Kampas Ganda Motor Matik Awet Tahunan? Simak Tips Mudah dari Astra Motor Natar

Dampak Negatif Oper Gigi Saat Limit:
Keausan Dini Komponen: Gesekan ekstrem pada suhu tinggi mempercepat keausan pada dinding silinder dan ring piston.

Risiko Floating Klep: Pada putaran mesin yang terlalu tinggi, per klep bisa gagal mengembalikan klep ke posisi semula dengan cepat, yang berpotensi membuat klep berbenturan dengan piston.

Konsumsi BBM Boros: Bekerja di RPM tinggi secara paksa membuat suplai bahan bakar meningkat drastis tanpa menghasilkan efisiensi daya yang sebanding.

Kerusakan Transmisi: Perpindahan gigi yang kasar di putaran tinggi dapat merusak gir rasio dan mempercepat keausan kampas kopling.

Tips Berkendara Efisien dari AHASS Astra Motor Natar
Ardhian menyarankan agar pengendara memperhatikan feeling getaran mesin atau melihat indikator Shift Light (jika tersedia pada motor) untuk melakukan perpindahan gigi di waktu yang tepat.

"Waktu terbaik untuk oper gigi adalah saat tenaga motor terasa sudah mulai 'mengisi' penuh, biasanya di 75-80% dari batas RPM maksimal. Ini akan membuat akselerasi terasa lebih halus, namun tetap bertenaga dan mesin jauh lebih awet," tambah Ardhian.

Astra Motor Natar juga mengajak para konsumen untuk rutin melakukan pengecekan kesehatan mesin di bengkel resmi AHASS. Dengan penanganan mekanik tersertifikasi, kondisi mesin dapat dipantau secara berkala agar terhindar dari kerusakan berat akibat gaya berkendara yang salah.

BACA JUGA: Kampas Ganda Motor Matik Awet Tahunan? Simak Tips Mudah dari Astra Motor Natar

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA