Logo Saibumi

70 Personel Polda Lampung Kawal Pemudik Motor dari Bakauheni, Situasi Dipantau Drone

70 Personel Polda Lampung Kawal Pemudik Motor dari Bakauheni, Situasi Dipantau Drone

Foto Ilustrasi | Personel Polda Lampung Kawal Pemudik Motor dari Bakauheni

Saibumi.com(SMSI), Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menyiapkan pengawalan khusus bagi para pemudik, terutama pengendara sepeda motor yang tiba di Pelabuhan Bakauheni dari Merak, Banten. 

 

Pengawalan ini dilakukan untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar serta mencegah terjadinya penumpukan kendaraan saat arus mudik Lebaran.

BACA JUGA: Dealer Honda TDM Teluk Betung Gelar Buka Puasa Bersama 40 Konsumen Loyal

 

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pengawalan tersebut dilakukan oleh personel Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung sejak pemudik turun dari kapal di Pelabuhan Bakauheni hingga menuju jalur tujuan masing-masing.

 

“Dari Direktorat Lalu Lintas memberikan pengawalan kepada masyarakat yang mungkin membutuhkan informasi atau pada saat itu turun dari Bakauheni, tepatnya dari kapal laut. Jadi setelah turun dari kapal di Bakauheni nanti akan langsung dikawal,” ujar Yuni, saat diwawancarai, Sabtu (14/3/2026).

 

Ia menjelaskan, pengawalan tersebut difokuskan bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor. Langkah ini dilakukan untuk membantu kelancaran perjalanan para pemudik yang melanjutkan perjalanan ke berbagai wilayah di Pulau Sumatera.

 

“Untuk pengawalan itu diperuntukkan bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor,” tambahnya.

 

Dalam pelaksanaannya, Polda Lampung menurunkan sekitar 70 personel dari Direktorat Lalu Lintas yang bertugas melakukan pengawalan secara bergelombang.

 

“Untuk dari Direktorat Lalu Lintas itu ada sekitar 70 orang yang diturunkan dari Direktorat Lalu Lintas untuk melakukan pengawalan,” ungkap Yuni.

 

Pengawalan tersebut akan dilakukan secara estafet dari Pelabuhan Bakauheni menuju sejumlah jalur utama yang biasa dilalui pemudik, seperti Jalur Lintas Timur, Jalur Lintas Barat, maupun jalur arteri menuju Kota Bandar Lampung.

 

“Sudah dibagi nanti berestafet dari Bakauheni kemudian yang ke arah jalur arteri, Jalur Lintas Barat, dan Jalur Lintas Timur,” tuturnya.

 

Yuni menambahkan, sistem pengawalan bersifat tentatif dan fleksibel, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Personel akan dikerahkan ketika terjadi peningkatan volume kendaraan atau ketika masyarakat membutuhkan pengawalan.

 

“Itu tentatif, kita fleksibel saja. Kalau masyarakat membutuhkan, misalnya ada antrean atau meningkatnya volume kendaraan dan situasinya memang harus dikawal, maka akan kita lakukan pengawalan,” tegasnya.

 

Menurutnya, langkah tersebut bertujuan untuk memperlancar arus kendaraan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Kota Bandar Lampung maupun ke daerah tujuan lainnya di Sumatera.

 

“Karena kita ingin memperlancar yang dari Merak menuju Bakauheni, kemudian dari Bakauheni menuju Kota Bandar Lampung sehingga masyarakat yang turun dari kapal bisa segera terurai dan tidak terjadi kemacetan,” jelasnya.

 

Selain pengawalan, Polda Lampung juga melakukan pemantauan kondisi arus mudik melalui teknologi drone. Dari hasil pantauan pada hari pertama arus mudik, situasi di Pelabuhan Bakauheni masih terpantau aman dan terkendali.

 

“Pantauan hari pertama memang sudah mulai terlihat aktivitas masyarakat yang ingin berangkat lebih awal agar tidak terjadi penumpukan. Dari pantauan drone hari ini situasi masih terkendali dan belum terjadi kepadatan,” ungkap Yuni.

 

Ia juga menyebutkan bahwa aktivitas di pelabuhan sudah mulai meningkat, sementara petugas dari kepolisian maupun pihak ASDP telah bersiaga untuk mengantisipasi lonjakan pemudik pada hari-hari berikutnya.

BACA JUGA: Dealer Honda TDM Teluk Betung Gelar Buka Puasa Bersama 40 Konsumen Loyal

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA