Logo Saibumi

Delapan Korban Keracunan MBG, Operasional Dua SPPG di Lampung Dihentikan Sementara

Delapan Korban Keracunan MBG, Operasional Dua SPPG di Lampung Dihentikan Sementara

Foto Ilustrasi

Saibumi.com(SMSI), Lampung — Dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Lampung ditutup sementara setelah muncul kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

Penutupan dilakukan di SPPG Menggala, Kabupaten Tulangbawang, serta SPPG Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur.

BACA JUGA: Kepengurusan Baru KONI Mesuji Diharapkan Dongkrak Prestasi Olahraga Daerah

 

Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Lampung, Saipul, membenarkan adanya insiden tersebut. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Koordinator Wilayah SPPG setempat, tercatat delapan orang mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi telur asin yang merupakan bagian dari menu MBG.

 

“Benar ada delapan orang terdampak. Bahkan satu orang lanjut usia ikut mengalami gejala karena turut mengonsumsi telur asin tersebut,” ujar Saipul saat dikonfirmasi, Selasa (3/3/2026).

 

Ia menjelaskan, salah satu korban merupakan balita yang sebenarnya bukan penerima menu telur asin. Namun, telur tersebut dibawa pulang oleh kakaknya dan dimakan bersama keluarga.

 

“Balita sebenarnya tidak mendapat menu telur asin. Namun karena telur itu dibawa pulang oleh kakaknya dan dimakan bersama keluarga, termasuk neneknya, akhirnya ikut terdampak,” ungkapnya.

 

Dari delapan korban, dua orang menjalani rawat jalan, sementara enam lainnya sempat menjalani perawatan inap. Meski demikian, seluruh korban kini telah diperbolehkan pulang dan dalam kondisi membaik.

 

Saipul menegaskan, selama bulan Ramadan ini sudah dua kali terjadi kasus serupa di Lampung. Untuk mencegah kejadian berulang, operasional dua SPPG tersebut dihentikan sementara waktu.

 

“sudah ada dua SPPG yang kita tutup sementara, yaitu di Tulangbawang dan Lampung Timur,” jelasnya.

 

Kasus ini diduga berkaitan dengan telur asin yang didapat dari pemasok yang sama untuk kedua wilayah tersebut. Pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) disebut telah turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap pemasok telur asin tersebut.

 

“Supplier telur asin di Tulangbawang ternyata sama dengan yang di Lampung Timur. Kami sudah berkoordinasi dan meminta agar distribusi dihentikan sementara untuk mencegah kejadian serupa,” tegas Saipul.

 

BACA JUGA: Kepengurusan Baru KONI Mesuji Diharapkan Dongkrak Prestasi Olahraga Daerah

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA