Logo Saibumi

Ketua Satgas Pangan Apresiasi PPN Lampung, Jaga Inflasi dan Stabilitas Harga Telur

Ketua Satgas Pangan Apresiasi PPN Lampung, Jaga Inflasi dan Stabilitas Harga Telur

Foto pertemuan silaturahmi jajaran pengurus PPN Lampung dan Satgas Pangan Provinsi Lampung yang dipimpin oleh Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Heri Rusyaman.

Saibumi.com(SMSI), Lampung – Pinsar Petelur Nasional (PPN) Lampung memastikan ketersediaan stok telur ayam di Provinsi Lampung dalam kondisi aman menjelang Ramadhan dan Idulfitri. Harga telur dipastikan stabil tanpa adanya lonjakan signifikan.

 

Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan silaturahmi jajaran pengurus PPN Lampung dan ketua satgas pangan Provinsi Lampung yang dipimpin oleh Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Heri Rusyaman.

BACA JUGA: Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Tanjung Senang Tertibkan Penjualan Miras di Bandar Lampung

 

Pertemuan tersebut turut dihadiri ketua tim advokasi dan koordinasi PPN Lampung Suwanto, wakil ketua PPN Lampung Subekti, serta jajaran pengurus PPN Lampung Suhadirin, Kasmani dan Donny Irawan.

 

Ketua Pinsar Petelur Nasional (PPN) Lampung Jenny Soelistiani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada ketua satgas pangan atas penerimaan terhadap jajaran pengurus PPN Lampung.

 

Ia berharap kerjasama antara PPN dan satgas pangan dapat terus berjalan seiring dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan telur di Lampung.

 

Sementara, Ketua Tim Advokasi dan Koordinasi PPN Lampung Suwanto, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan kondisi terkini pasokan telur ayam di Lampung.

 

“Tujuan pertama adalah silaturahmi. Kedua, kami bersama rombongan menyampaikan bahwa situasi menjelang puasa hingga Lebaran, kondisi telur di Lampung aman dan harga masih dalam kategori standar. Tidak ada gejolak,” ujar Suwanto dalam keterangannya, Kamis (26/2/2026).

 

Menurutnya, telur merupakan salah satu bahan pokok penting yang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama saat momentum hari besar keagamaan. Karena itu, kestabilan pasokan dan harga menjadi perhatian utama para peternak.

 

Suwanto menyebutkan, saat ini harga telur di Lampung masih berada di bawah Rp30 ribu per kilogram dan tergolong normal. Kondisi tersebut bahkan dinilai masuk kategori zona hijau oleh satgas pangan karena tidak terjadi lonjakan harga yang berpotensi memicu inflasi.

 

Ia menambahkan, ketua satgas pangan mengapresiasi inisiatif PPN Lampung yang proaktif berkoordinasi untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga. Langkah tersebut dinilai membantu upaya pengendalian inflasi daerah.

 

“Beliau juga berharap langkah seperti ini diikuti asosiasi lain yang menyangkut bahan pokok, seperti minyak, beras, dan sembako lainnya. Inisiatif kami sangat diapresiasi,” tambahnya.

 

Selain itu, Kombes Pol Heri Rusyaman juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya kepada para peternak apabila terdapat kendala di lapangan, termasuk gangguan keamanan maupun distribusi.

 

“Beliau menyampaikan jika ada apa-apa silakan komunikasi langsung, baik terkait keamanan di lapangan maupun gangguan lainnya. Polda siap terbuka,” tegas Suwanto.

 

PPN Lampung berharap sinergi dengan pihak kepolisian, baik di tingkat Polda, Polres, maupun Polsek, dapat terus terjalin melalui pembinaan dan pengawasan yang konstruktif kepada para peternak.

 

“Kami berharap mendapatkan kenyamanan dalam berusaha dan perlindungan. Jika ada hal-hal yang kurang, mohon diinformasikan kepada kami agar bisa segera diperbaiki,” pungkasnya.

 

 

BACA JUGA: Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Tanjung Senang Tertibkan Penjualan Miras di Bandar Lampung

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA