Saibumi.com(SMSI) Mengganti ukuran ban motor Honda jadi lebih besar, baik untuk alasan tampilan maupun performa. Modifikasi ini memang cukup populer karena bisa membuat motor terlihat lebih sporty.
Namun, sebelum mengganti ban, ada baiknya memahami dulu dampaknya. Sebab, mengganti ukuran ban tidak hanya soal estetika, tapi juga berpengaruh pada kenyamanan, konsumsi bahan bakar, hingga umur komponen motor.
Kelebihan Ganti Ban Lebih Besar
Mengganti ban ke ukuran lebih besar memang memberi beberapa keuntungan menarik, terutama untuk motor harian maupun touring.
1. Tampilan Motor Lebih Keren dan Sporty
Motor Honda, seperti Vario, BeAT, Scoopy, atau CB150, akan terlihat lebih gagah ketika menggunakan ban berprofil lebih besar. Secara visual, motor terlihat lebih proporsional, kokoh, dan siap diajak adventure.
2. Stabilitas Berkendara Meningkat
Ban lebih besar berarti bidang kontak dengan aspal makin luas. Dampaknya, motor jadi lebih stabil terutama saat melaju di kecepatan tinggi atau saat menikung.
3. Traksi Lebih Baik
Pada kondisi hujan atau jalan licin, ban besar cenderung memiliki daya cengkeram yang lebih kuat sehingga motor terasa lebih aman ketika melakukan pengereman mendadak atau melewati jalan berpasir.
4. Bantingan Lebih Empuk
Profil ban lebih besar akan menyerap getaran jalan lebih baik. Cocok untuk yang sering berkendara jarak jauh atau melalui jalanan bergelombang.
Kekurangan Ganti Ban Lebih Besar
Di balik kelebihannya, ada juga beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan modifikasi.
1. Konsumsi BBM Cenderung Meningkat
Ban besar menambah hambatan dan bobot putaran roda, sehingga mesin harus bekerja lebih keras. Ini bisa membuat konsumsi bensin jadi lebih boros dibanding ukuran standar bawaan Honda.
2. Akselerasi Terasa Lebih Berat
Tarikan awal biasanya terasa tidak seenteng sebelumnya, terutama untuk motor dengan cc kecil seperti Honda BeAT atau Genio. Respons gas jadi kurang spontan.
3. Handling Jadi Kurang Lincah
Pada motor matic atau bebek, manuver kecepatan rendah bisa terasa sedikit kaku. Saat belok tajam atau zig-zag, motor jadi tidak selincah ban standar.
4. Suara Ban Lebih Berisik
Ban lebih lebar menghasilkan gesekan lebih besar ke aspal sehingga ada kemungkinan suara jadi lebih terdengar saat melaju, terutama di permukaan beton.
5. Komponen Lain Bekerja Lebih Berat
Rantai, roller, drive belt, shockbreaker, hingga velg akan menanggung beban ekstra. Jika tidak dibarengi perawatan ekstra, usia pakai komponen bisa lebih cepat habis.
6. Risiko Efek “Ban Donat”
Jika ban diperbesar tetapi velg masih standar, bentuk ban bisa terlihat menggembung. Selain kurang ideal secara tampilan, kondisi ini bisa memengaruhi grip saat menikung.
Jadi, Perlu Ganti Ban Lebih Besar?
Kalau tujuanmu untuk touring, kenyamanan, dan tampilan lebih gahar, modifikasi ini bisa menjadi pilihan - asal tetap memperhatikan batas aman dan rekomendasi ukuran dari pabrikan.
Jika kamu lebih mengutamakan efisiensi BBM, handling lincah, dan jarang keluar jalur standar, mempertahankan ukuran ban bawaan Honda mungkin lebih ideal.
Yang terpenting, pastikan ban yang dipilih original, memiliki sertifikasi, dan sesuai karakter motornya. Selain itu, jangan lupa selalu perhatikan tekanan angin ban agar performanya lebih optimal.
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 646
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 303
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 201
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 190
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 76
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 56
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 54
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 49
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 47
BERLANGGANAN BERITA