Logo Saibumi

Inflasi Lampung Naik Tipis di Oktober, Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama

Inflasi Lampung Naik Tipis di Oktober, Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama

Saibumi.com (SMSI), Lampung - Provinsi Lampung mencatat inflasi sebesar 0,23 persen (mtm) pada Oktober 2025. Angka ini sedikit meningkat dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 0,16 persen, namun masih di bawah inflasi nasional sebesar 0,28 persen. Secara tahunan, inflasi Lampung mencapai 1,20 persen (yoy) dan tetap berada dalam kisaran target inflasi nasional yaitu 2,5±1 persen.

Emas dan Komoditas Pangan Dorong Kenaikan Harga

Kenaikan inflasi terutama disumbang oleh naiknya harga emas perhiasan, daging ayam ras, telur ayam ras, dan cabai merah. Harga emas meningkat mengikuti tren global di tengah ketidakpastian geopolitik dunia. Sementara itu, harga ayam dan telur terdongkrak akibat keterbatasan pasokan DOC dan turunnya produktivitas karena faktor cuaca. Adapun kenaikan cabai merah dipicu berakhirnya masa panen di sejumlah sentra produksi.

BACA JUGA: KH. Ma’ruf Amin Resmi Pimpin Dewan Penasehat SMSI Dukung Penguatan Ekosistem Media Siber Nasional dan HPN 2026 di Banten

Sebaliknya, laju inflasi tertahan oleh penurunan harga bawang merah, tomat, cabai rawit, dan gula pasir. Penurunan ini terjadi seiring panen raya hortikultura serta tersedianya stok gula yang cukup setelah peningkatan produksi tebu dalam negeri.

BI Lampung Antisipasi Tekanan Jelang Akhir Tahun

Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung menilai kondisi inflasi daerah masih terkendali, namun tetap mewaspadai sejumlah potensi tekanan menjelang akhir tahun. Risiko yang diantisipasi meliputi kemungkinan kenaikan harga beras setelah panen gadu, peningkatan permintaan masyarakat saat Natal dan Tahun Baru, serta kenaikan harga emas dunia. Selain itu, penyesuaian Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar 6,5 persen pada 2025 juga diperkirakan mendorong permintaan agregat.

Sebagai langkah antisipasi, BI bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan melanjutkan strategi 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Program mitigasi yang disiapkan mencakup operasi pasar beras, perluasan Toko Pengendalian Inflasi, kerja sama antar daerah, perbaikan transportasi distribusi pangan, serta penyebaran informasi harga melalui sistem data pangan dan videotron digital.

BACA JUGA: KH. Ma’ruf Amin Resmi Pimpin Dewan Penasehat SMSI Dukung Penguatan Ekosistem Media Siber Nasional dan HPN 2026 di Banten

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA