Logo Saibumi

Harga Minyakita di Lampung Stabil di Bawah HET, Salah Satu Faktor Keberhasilan Pengendalian Inflasi Daerah

Harga Minyakita di Lampung Stabil di Bawah HET, Salah Satu Faktor Keberhasilan Pengendalian Inflasi Daerah

Saibumi.com, Bandar Lampung - Stabilnya harga minyak goreng rakyat (Minyakita) di Provinsi Lampung menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan pengendalian inflasi daerah.

Berdasarkan pemantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lampung per 10 Oktober 2025, harga rata-rata Minyakita tercatat di angka Rp15.671 per liter—lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) nasional sebesar Rp15.700 per liter.

Kondisi ini turut menopang inflasi Lampung yang berhasil bertahan di level terendah nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) per 1 Oktober 2025 menunjukkan Lampung menempati posisi keempat provinsi dengan inflasi year-on-year (yoy) terendah, yakni 1,17 persen, jauh di bawah target nasional 1,5–3,5 persen.

BACA JUGA: Arie Apriansyah Resmi Jabat Kasi Pidsus Kejari Bandarlampung

Keberhasilan ini mendapatkan sorotan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diikuti Pemerintah Provinsi Lampung secara virtual, Senin 13 Oktober 2025.

Salah satu komoditas yang dinilai berkontribusi besar dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan rumah tangga adalah Minyakita.

Harga Minyakita di bawah HET terpantau merata di seluruh 15 kabupaten/kota melalui jejaring Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog dan pasar tradisional. Berikut beberapa titik distribusinya:

Lampung Selatan: Pasar Pemda Kalianda

Lampung Barat: Pasar Liwa

Lampung Tengah: Pasar Daerah Bandar Jaya

Lampung Utara: Pasar Sentral Kotabumi

Lampung Timur: Pasar Purbalinggo

Pesawaran: Pasar Sukaraja, Gedong Tataan

Pringsewu: Pasar Rakyat Gadingrejo

Mesuji: Pasar Simpang Pematang

Tulang Bawang Barat: Pasar Panaragan Jaya

Tanggamus: Pasar Kota Agung

Pesisir Barat: Pasar Way Batu

Tulang Bawang: Pasar Unit 2

Way Kanan: Pasar Baradatu

Metro: Pasar Kopindo

Bandar Lampung: Sejumlah titik RPK Bulog seperti Pasar Tugu, Gintung, Panjang, Way Halim, Kangkung, Way Kandis, dan Tamin

Ketersediaan Minyakita dengan harga terjangkau di titik-titik tersebut membuat tekanan inflasi dari sektor pangan menjadi lebih terkendali, terutama dari sisi kebutuhan pokok rumah tangga.

Pemprov Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal disebut terus memperkuat akses masyarakat terhadap pangan strategis. Monitoring harga rutin dan distribusi melalui RPK Bulog menjadi bagian dari langkah konkret pengendalian inflasi daerah.

Selain Minyakita, Lampung juga mencatat penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebesar -0,04 persen pada minggu kedua Oktober 2025. Penurunan ini didorong oleh harga beras, bawang merah, dan tepung terigu.

Stabilitas harga Minyakita menjadi contoh implementasi pengendalian harga yang langsung menyentuh kebutuhan harian masyarakat sekaligus menguatkan ketahanan ekonomi regional.(SB05)

BACA JUGA: Arie Apriansyah Resmi Jabat Kasi Pidsus Kejari Bandarlampung

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA