Saibumi.com(SMSI), Bandar Lampung, Sabtu, 19 Juli 2025 di Area Asilo Hermelink Jalan Z. A. Pagar Alam No. 18 Gedong Meneng Kecamatan Rajabasa berlangsung kegiatan Launching Asilo dalam Perayaan Ekaristi sebagai wujud mensyukuri rahmat Allah untuk menandai peringatan 10 tahun Ensiklik Laudato Si' di tahun 2025 ini dan Hari 1 tahun Bidang Lingkungan Hidup .
Bapa Uskup Vinsensius Setiawan Triatmojo sekaligus melaunching beberapa bidang kegiatan lewat sebuah Dekret yang di bacakan oleh RD Heru Andrianto sebagai Sekretaris Keuskupan. Adapun yang di lounching adalah Laudato Si' Centre, Camping Ground Asilo, Sekretariat Bersama ORMAS, Komisi Kepemudaan, Campus Ministry, Sanggar Seni Budaya, Jogging Track, dan Dapur Umum. Pramulgasi ini ditandai dalam Misa Kudus dipimpin oleh Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo Uskup Keuskupan Tanjungkarang bersama para imam yang hadir.
Dalam homilinya Bapa Uskup Vinsensius antara lain menyampaikan " Di Asilo Hermelink ini beberapa tahun yang silam pernah dijadikan sebagat tempat Kost mahasiswa dan tempat berkumpulnya PMKRI. Kini Asilo Hermelink terbuka untuk kepentingan umum resmi disahkan hari ini. Ada visi, misi dan nilai - nilai yang akan kita lihat dari tempat ini. Bapa Uskup Vinsensius mengajak semua bersatu, bekerjasama dengan sukarela menjadikan tempat ini pada akhirnya betul - betul bisa berkontribusi menghasilkan " Manusia Katolik dan manusia Indonesia ". Kaderisasi berjenjang dan katekese berjenjang adalah satu kesatuan karena itu berarti juga Katolik Sejati, Indonesia Sejati yang kita terjemahkan dalam ARDAS Keuskupan tahun VIII, yakni supaya bisa membantu masyarakat Lampung yang kurang beruntung hidupnya.
Momen ini dijadikan sebagai titik awal agar kita bisa menciptakan suasana yang baik bersama -sama baik hirarki, awam, maupun kelompok - kelompok gerakan umat yang semuanya punya tujuan yang sama.
.Kita jadi bagian integral masyarakat yang tidak terpisahkan. Jatuh bangunnya kesejahteraan masyarakat adalah tanggung jawab kita. Kita diberi kesempatan sebagai " Garam dan terang " dipanggil untuk bekerja secara sunyi mewartakan garam dan terang kita. Supaya perubahannya tidak drastis tapi pelan - pelan agar adonan itu semakin kamir. Output dari tempat ini adalah " Katolik Sejati, Indonesia Sejati" yang juga semboyan dan slogan kita "Ujar Uskup Vinsensius
Suster Vincent HK Animator Laudato Si ' Keuskupan Tanjungkarang dalam prakatanya sebelum Perayaan Ekaristi menyampaikan bahwa Ensiklik Laudato Si' adalah salah satu Ensiklik besar yang bergema tidak hanya di dalam tetapi juga di luar gereja. Karena menjadi Ensiklik pertama yang berbicara secara khusus tentang lingkungan hidup. Menyadari krisis raksasa yang sedang dihadapi umat manusia berupa kerusakan satu - satunya rumah tinggal yang dimiliki umat manusia saat ini.
.jpg)
Ensiklik Laudato Si ' ini luas menggema melampaui batas-batas konvensional kehidupan Ensiklik sebelumnya. Laudato Si' telah menjadi inspirasi dan pendorong cukup penting bagi gerakan lingkungan saat ini. Ensiklik ini dibaca meluas melampaui batas - batas umat Katolik. Ensiklik Laudato Si' menjembatani agama dengan isu lingkungan gerakan masyarakat sipil bahkan diplomasi gobal.
Ensiklik pertama yang mengundang seluruh umat manusia di planet bumi untuk bersama bergerak dalam dialog merawat ibu bumi. Dan berhasil mengkonsolidasikan gerakan umat beriman bersama - sama bergandeng tangan berjuang demi perawatan bumi rumah kita bersama.
Tahun 2025 bukan hanya peringatan sebagai Tahun Yubileum melainkan juga secara khusus memperingati 10 tahun kehadiran Ensiklik Laudato Si' di tahun 2025.
Inilah saat ketika kita semua diundang duduk sejenak mengenangkan dan memaknai perziarahan kita bersama 10 tahun umat Allah berjalan bersama Laudato Si'.
Bapa Paus Fransiskus boleh sudah tiada tetapi semangatnya harus terus kita lanjutkan. Gerakan Laudato Si' Indonesia sebagai gerakan umat beriman telah lama ambil bagian dari upaya animasi Ensiklik Laudato Si' di tengah Gereja dan Masyarakat Indonesia.
Momentumnya 10 tahun Laudato Si ' menjadi pemantik bagi gerakan kita untuk membangun kemitraan, menyapa dan berdialog dengan sebanyak mungkin orang agar banyak pihak bergerak bersama demi pewartaan rumah kita. Mendengarkan jeritan saudara - saudari kita yang kurang beruntung, serta sesama ciptaan kita sebagai keluarga Allah. Oleh karenanya momentum ini bagi kita di Keuskupan Tanjungkarang ini sebuah saat yang tepat bagaimana kita memaknainya melalui dan dengan cara menjadikan tempat Asilo Hermelink ini sebagai rumah bersama untuk pusat unggulan dan inspirasi bagi pertobatan ekologis dan pembangunan manusia integral melalui berbagai organisasi yang akan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujud nyatakan kepedulian kita terhadap bumi dan jeritan bersama.
Pengharapan mengajak kita untuk mengakui bahwa selalu ada jalan ke luar. Kita selalu dapat menetapkan kembali arah, serta dapat melakukan sesuatu untuk memecahkan masalah. Demikian ajakan Suster Vincent HK.
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 642
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 296
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 265
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 238
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 186
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 40
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 38
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 37
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 33
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 32
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 30
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 27
BERLANGGANAN BERITA