Logo Saibumi

IPSI Lampung Pecat Eddy Purnomo, Berawal dari Kritik Terbuka ke Kepengurusan KONI

IPSI Lampung Pecat Eddy Purnomo, Berawal dari Kritik Terbuka ke Kepengurusan KONI

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung  Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Lampung resmi memberhentikan Eddy Purnomo dari jabatannya sebagai Wakil Sekretaris Umum periode 2025–2029. Keputusan ini menyusul berbagai pelanggaran terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IPSI, serta desakan mayoritas pengurus agar yang bersangkutan dicopot dari struktur organisasi.

Pemberhentian ini menjadi sorotan publik, mengingat sebelumnya Eddy Purnomo juga sempat melontarkan kritik tajam terhadap kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung. Ia menuding bahwa struktur baru yang dibentuk setelah keluarnya Surat Keputusan (SK) dari KONI Pusat sarat kepentingan pribadi, dan jauh dari semangat memajukan dunia olahraga daerah.

“Banyak yang seolah-olah paham olahraga, padahal hanya ingin ambil untung dari status pengurus KONI,” ujar Eddy dikutip dari Sumatera Post pada Sabtu (13/7/2025).

Tak hanya itu, Eddy juga menuding proses pembentukan kepengurusan KONI Lampung dilakukan tanpa objektivitas. Ia menyebut ada manipulasi dan tekanan terhadap cabang olahraga (cabor) agar mendukung perubahan struktur, meski masa jabatan pengurus sebelumnya belum selesai.

Menanggapi situasi tersebut, Wakil Ketua I IPSI Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, menegaskan bahwa pemberhentian terhadap Eddy Purnomo telah dilakukan melalui mekanisme organisasi yang sah dan transparan.

Pemberhentian ini adalah hasil evaluasi objektif dari para pembina dan pengurus IPSI Lampung, yang menilai Edi telah mengabaikan semangat kebersamaan dan loyalitas organisasi.

“Beliau beberapa kali tampil di berbagai forum dan menyampaikan pernyataan yang justru mendiskreditkan sesama pengurus. Bahkan, ada dugaan mencatut nama Sekretaris Umum IPSI Lampung, Riagus Ria, tanpa izin,” ujar

Eddy disebut telah dipanggil secara resmi untuk memberikan klarifikasi atas sejumlah pernyataan dan tindakan yang dinilai mencederai semangat persaudaraan serta etika berorganisasi. Namun, ia tidak memenuhi panggilan klarifikasi tersebut.

“Kita telah memberikan ruang klarifikasi, namun yang bersangkutan tidak hadir dan mengabaikan panggilan tersebut,” ungkap Wahrul dalam konferensi pers di Sekretariat IPSI Lampung, Jumat, (18/7/2025).

Ia juga menjelaskan, desakan dari pengurus agar Eddy diberhentikan dilandasi alasan rasional dan etis. “Eddy dinilai telah secara terbuka menyerang martabat dan kehormatan sesama pengurus IPSI Lampung, tidak menjaga nama baik organisasi, serta dengan sadar tidak menjalankan kebijakan umum organisasi yang telah ditetapkan,” lanjutnya.

Lebih dari itu, keputusan ini juga diambil untuk menjaga kondusifitas internal organisasi dan keharmonisan antara pengurus, perguruan silat, serta insan pencak silat pada umumnya.

“Ke depan, diharapkan tidak ada lagi tindakan yang saling mendiskreditkan antar pengurus yang dapat merusak reputasi, nama baik, dan kredibilitas organisasi,” tegas Wahrul.

Dengan diberhentikannya Eddy Purnomo, maka secara otomatis yang bersangkutan tidak lagi memiliki hak membawa nama IPSI dalam aktivitasnya. Ia juga tidak diperkenankan terlibat dalam agenda atau kegiatan yang diselenggarakan oleh IPSI di tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun nasional.

BACA JUGA: Ketum KONI Lampung: Dorong Atlet Junior untuk Ukir Prestasi

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA