Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, Kompol Zaldy Kurniawan saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (17/06/2025). Foto: Kristin/Saibumi.com
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Proses penyelidikan terkait kematian Pratama Wijaya Kusuma yang diduga mendapat tindakan kekerasan saat mengikuti kegiatan Pendidikan Dasar Mahasiswa Pecinta Alam (MAHEPEL) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila) masih terus berjalan. Namun, hingga kini Polda Lampung belum dapat meningkatkan status kasus ini ke tahap penyidikan karena masih menantikan hasil lengkap dari tim medis yang menangani korban.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, Kompol Zaldy Kurniawan, menyebutkan bahwa dua dokter dari RS Bintang Amin telah dimintai keterangan. Sementara itu, satu dokter dari RSUD Abdul Moeloek yang melakukan operasi pada luka di bagian belakang kepala korban dijadwalkan untuk diperiksa pada Kamis mendatang.
“Kami perlu memastikan terlebih dahulu hasil diagnosa luka korban. Jika seluruh dokter sudah diperiksa, barulah kami bisa menentukan waktu pelaksanaan ekshumasi,” ujar Zaldy, Selasa (17/06/2025).
Ia menambahkan, hasil dari pemeriksaan medis tersebut akan menjadi dasar pertimbangan utama untuk menentukan peningkatan status perkara serta pelaksanaan ekshumasi jenazah.
Sampai saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa 17 saksi yang terdiri dari 12 panitia kegiatan dan 5 peserta Pendidikan Dasar. Pemeriksaan terhadap para senior dan alumni MAHEPEL akan dilakukan setelah seluruh data medis terkumpul.
Dalam penyelidikan ini, penyidik juga menjalin koordinasi dengan Tim Investigasi Independen bentukan Rektor Universitas Lampung. Temuan dari investigasi internal kampus tersebut akan menjadi bahan tambahan sebelum penyidik mengambil langkah hukum selanjutnya.
“Hasil investigasi kampus akan kami bahas lebih lanjut, termasuk sebagai bagian dari pertimbangan sebelum menaikkan status kasus atau melakukan ekshumasi,” jelas Zaldy.
Saat ini, penyidik terus menghimpun informasi serta alat bukti pendukung. “Kami mohon doa agar semua bukti bisa segera kami dapatkan, sehingga proses penyelidikan bisa segera dituntaskan,” tutupnya.
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 298
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 239
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 198
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 187
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 51
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 46
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 39
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 37
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 36
BERLANGGANAN BERITA