Logo Saibumi

Penyebab Cat Bodi Motor Pudar, Salah Satunya Gak Tuntas Saat Mencuci

Penyebab Cat Bodi Motor Pudar, Salah Satunya Gak Tuntas Saat Mencuci

Saibumi.com,Bandar Lampung - Sangat disayangkan jika motor dalam kondisi mesin yang baik memiliki tampilan yang buruk. Yang dimaksud tampilan buruk disini apabila cat bodi motor pudar seperti tidak terawat. Selain menurunkan harga jual kondisi ini membuat motor kurang enak dipandang mata.

 

Bahkan banyak ungkapan mengatakan, ‘Tampilan motor menjadi cerminan dari empunya motor itu sendiri loh’, Kira – kira ini mitos atau fakta ya? Entah mitos atau fakta, yang pasti untuk mendapatkan tampilan motor apik butuh beberapa pengorbanan ekstra. Sepakat ya!

BACA JUGA: Jangan Naik Sepeda Motor Pake High Heels, Bahaya

 

Coba bayangkan terlebih dahulu keuntungan dari motor yang bersih, body mengkilap serta cat motor terawat. Tentunya ini akan menjadi kebanggaan tersendiri, apa lagi jika bisa menggaet banyak pasang mata di jalan dan pujian dari orang lain.  

 

Beda halnya jika motor dalam kondisi sebaliknya. Sorotan mata sinis dan ejekan dari teman, mungkin saja sampai ke telinga Anda. Untuk menghindari hal tersebut dan menjaga agar cat bodi motor tidak pudar atau kusam, cobalah untuk melakukan hal berikut ini:

 

Parkir Motor

 

Area parkir terbuka bisa menjadi faktor penyebab cat bodi memudar. Pasalnya di lokasi parkir yang terbuka motor bisa secara langsung terkena sinar matahari, air hujan dan partikel debu.

 

Seperti halnya kulit manusia usai berjemur dibawah sinar matahari, pasti akan mengitam. Begitu juga pada bodi motor saat terjemur di bawah terik matahari, radiasi UV atau sinar ultraviolet yang ada pada panas matahari bisa mempengaruhi lapisan cat motor, dan bisa menyebabkan warnanya menjadi kusam, menguning, ataupun pudar.

 

Sementara dalam kondisi hujan, kandungan zat asam nitrat atau HNO3 pada air hujan bisa merusak lapisan kilap cat motor. Bahkan air hujan bisa mempercapat korosi pada bagian logam yang ada di motor. Sementara debu yang menempel tanpa disadari bisa membuat baret halus pada lapisan cat bodi.

 

Solusi yang bisa Anda pilih adalah dengan memarkirkan kendaraan ditempat yang teduh. Atau cara yang lebih ampuh adalah menggunakan cover motor untuk melindungi dari sinar matahari, hujan dan debu. Usai terkena air hujan atau motor yang berdebu, segera bilas dengan air bersih lalu lap sampai benar-benar kering.

 

Terkena Minyak

 

Tidak semua bahan minyak berbahaya, seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kendaraan bisa dengan mudah kalian singkirkan dari bodi motor dengan menggunakan air dan lap kering. Namun saat ini pemilik motor Honda bisa merasa aman berkat adanya saluran pembuangan bbm saat terisi full atau lebih dikenal dengan luber. Tentunya kelebihan dari bbm tidak akan meluap hingga terkena bodi motor.

 

Justru, bahan yang berbahaya adalah minyak rem. Kandungan pada minyak rem bisa merusak lapisan kilap cat motor. Momen seperti ini bisa terjadi ketika motor sedang berada di bengkel. 

 

Mencuci motor

 

Membersihkan motor masuk dalam kategori perawatan. Akan tetapi, hal ini justru menjadi ‘bumerang’ jika Anda salah dalam proses dan penggunaan alat saat mencuci. Misalnya saja soal pemilihan sabun. Jangan menggunakan sabun colek atau deterjen karena kandungan zat kimia bisa mengikis cat terluar pada bodi motor. Begitu pun saat proses pengeringan, sisa air yang masih menempel pada body bisa menyebabkan timbulnya jamur dan sulit dihilangkan.

 

Cara yang tepat adalah, gunakan air bersih untuk membilas motor secara merata, gunakan sampo khusus dengan kandungan zat yang berfungsi sebagai pengkilap cat bodi motor. Kemudian, keringkan motor dengan menggunakan kanebo atau bisa dengan bantuan angin dari mesin blower atau kompresor bertekanan rendah untuk menghilangkan sisa air di bagian tertentu.(SB05)

BACA JUGA: Jangan Naik Sepeda Motor Pake High Heels, Bahaya

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA