Saibumi.com, Bandar Lampung - Polisi tidur atau speed trap sering kita jumpai di jalan raya. Bentuknya seperti gundukan melintang di tengah jalan, berfungsi mengurangi kecepatan kendaraan bermotor di jalan raya.
Keberadaan polisi tidur tak hanya dijumpai di jalan besar, tapi ada juga di pemukiman dan jalan-jalan kecil. Banyak pengendara yang menganggap polisi tidur sebagai pengganggu kelancaran berkendara.
BACA JUGA: Dampak Penggunaan Air Bertekanan Tinggi Untuk Mencuci Motor
Padahal mau atau tidak mau, setuju atau tidak, pengendara tetap wajib patuh dan berhati-hati melewati polisi tidur. Berikut tips melintasi polisi tidur.
1.Perhatikan Tanda-tanda
Pengendara perlu mengenali jalan yang ada polisi tidurnya, sehingga mudah mengantisipasi dari kemungkinan terpeleset atau terjatih. Sebelum mencapai polisi tidur, pastikan kamu telah memperhatikan tanda-tanda peringatan yang biasanya dipasang di jalan. Tanda-tanda tersebut bisa berupa papan tanda berwarna kuning atau lambang polisi tidur yang terbuat dari cat putih atau kuning di permukaan jalan. Ketika kamu melihat tanda-tanda tersebut, maka berhati-hatilah dan siapkan diri kamu untuk melewati polisi tidur.
2.Kurangi kecepatan
Ketika akan mendekati polisi tidur, lambatkan kecepatan kendaraan secara perlahan. Pastikan tidak melakukan rem mendadak. Jika kamu mengerem secara tiba-tiba, bisa menyebabkan roda sepeda motor terkunci dan membuat kendaraan menjadi tidak stabil. Kurangi kecepatan dengan menggunakan rem depan dan belakang secara halus. Lakukan pengereman sebelum melewati polisi tidur, lepas rem sesaat ketika mau lewat dan gas kembali saat roda belakang sudah lewat polisi tidur.
3.Perhatikan Posisi Duduk
Sebelum melewati polisi tidur, pastikan ambil posisi yang tepat di atas sepeda motor. Dengan melemaskan atau merilekskann tubuh dan kedua tangan menggenggam setang dengan tenaga yang cukup. Pastikan kedua kaki kamu bertumpu pada footstep atau pijakan kaki sepeda motor, kedua lutut mengapit tangki motor bagi pengguna motor sport, atau masuk ke dalam dek motor bagi pengendara motor matik, agar keseimbangan tetap terjaga.
4.Pastikan motor lurus
Saat melewati polisi tidur disarankan motor dalam keadaan lurus, hindari menyamping saat melewatinya. Karena berpotensi terpeleset terutama jika kondisi basah. Hindari melewati jalur yang berlawanan arah (jalur yang tidak ada polisi tidur, atau lebih rendah) sebab berpotensi tertabrak kendaraan dari depan.
5.Pastikan Motor Prima
Terakhir, pastikan sepeda motor dalam kondisi baik sebelum memulai berkendara, terutama bagian pengereman, ban dan suspensi. Pastikan semuanya dalam keadaan prima sesuai dengan anjuran pabrikan, dan jangan lupa untuk selalu melakukan pemeriksaan dan perawatan motor berkala secara rutin di bengkel AHASS terdekat.(SB05)
BACA JUGA: Dampak Penggunaan Air Bertekanan Tinggi Untuk Mencuci Motor
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 646
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 303
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 201
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 190
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 76
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 56
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 54
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 49
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 47
BERLANGGANAN BERITA