Logo Saibumi

Penyebab Rantai Motor Yang Sering Bunyi

Penyebab Rantai Motor Yang Sering Bunyi

Saibumi.com, Bandar Lampung - Rantai motor bunyi pasti pernah dialami mayoritas pengguna roda dua. Hal ini tentu sangat mengganggu. Langkah awal untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan mengetahui penyebab utamanya. Penyebab rantai motor bunyi pun beragam. Berikut penyebab rantai motor yang sering bunyi.

 

1. Rantai Motor yang Kendor

BACA JUGA: Tanda Jika Baterai Remote Motor Mulai Lemah

Rantai motor berfungsi meneruskan putaran gir gigi depan ke roda gir belakang agar dapat berputar. Tanpa disadari, aktivitas ini bisa membuat ukuran rantai menjadi panjang karena adanya daya tarik-menarik. Ukuran panjang ini yang menjadi salah satu penyebab rantai motor bunyi kletek-kletek. Untuk mengatasi hal ini, kamu bisa melakukan aktivitas penyetelan ulang agar rantai bisa set kembali. Berikut langkah-langkahnya: 

- Pertama, temukan adjuster rantai motor yang terletak di belakang swim arm.

- Kendorkan baut dan mur pada roda. 

- Jika menggunakan motor dengan rem cakram, kendorkan pula braket rem belakang.

- Setelah itu, putar mur pada ujung swim arm di bagian kanan dan kiri dengan jumlah putaran yang sama agar posisi ban tetap center.

- Pastikan rantai sudah kencang. Namun, akan lebih baik jika diberi jarak bebas sekitar 25-35 milimeter agar rantai gak putus ketika berakselerasi tinggi.

 

2. Rantai Motor Kotor

Kotoran yang menempel pada rantai juga bisa menyebabkan rantai motor bunyi kletek-kletek. Biasanya hal ini ini karena pemakaian oli bekas sebagai pelumas rantai yang menyebabkan kotoran menempel. Untuk mengurangi bunyinya, semprot rantai dengan air sampai bersih. Oli bekas tidak disarankan untuk jadi pelumas. Tentu, akan lebih baik bila menggunakan oli khusus rantai jika tak ingin berbunyi. 

 

3. Rantai Motor Kering atau Karatan

Apa yang menyebabkan rantai motor berkarat? Ini karena rantai jarang dilumasi oli khusus rantai atau chain lube sehingga jadi kering. Akibatnya, saat rantai mengalami gesekan akan timbul bunyi kletek-kletek. Untuk menangani rantai motor yang kering dan berbunyi bisa dengan merendamnya memakai bensin atau solar. Selanjutnya, semprot rantai dengan cairan penghilang karat lalu gosok sampai bersih. Setelah itu, pasang rantai pada gir secara pas. Terakhir, olesi merata rantai dengan chain lube. Lakukan pengolesan chain lube secara berkala untuk menghindari rantai kering atau berkarat.

 

4. Gir Rantai Sudah Aus

Gir rantai yang jarang diberi pelumas akan aus seiring berjalannya waktu. Akibatnya, gir jadi kering dan menimbulkan suara kretek-kretek saat bergesekan dengan rantai. Padahal bila diberi pelumas, kinerja rantai akan smooth dan lancar.Kamu pun harus tahu, timbulnya bunyi juga bisa disebabkan oleh jarak antara gir dan ratai sudah tidak sama. Untuk mengatasi hal ini, kamu bisa menggantikannya dengan yang baru. Tenang, harga gir terjangkau, kok.

 

5. Masa Pakai Rantai Terlalu Lama

Selain gir, rantai motor juga perlu diganti apabila telah habis masa pakainya. Umumnya, rantai motor bisa bertahan 20-30 ribu kilometer, selebihnya kinerja akan turun sehingga perlu diganti baru. Masa pakai rantai motor pun akan lebih cepat jika gak pernah dirawat. Jadi, jika rantai motor sudah tak layak pakai sebaiknya diganti baru. Jika terus dibiarkan, rantai motor bunyi akan terus terjadi.(SB05)

BACA JUGA: Tanda Jika Baterai Remote Motor Mulai Lemah

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA