Logo Saibumi

Pangdam Udayana Puji Patriotisme Joni Pemanjat Tiang Menggapai Cita-citanya

Pangdam Udayana Puji Patriotisme Joni Pemanjat Tiang Menggapai Cita-citanya

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Muhammad Zamroni menemui dan memberikan apresiasi kepada Yohanes Ande Kalla alias Joni usai mengikuti upacara pembukaan program studi Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AD TA 2024 di Mako Rindam IX/Udayana. Foto : Ist

Saibumi.com (SMSI), Bali – Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Muhammad Zamroni memuji Yohanes Ande Kalla alias Joni pemanjat tiang yang sempat viral di tahun 2018 karena aksi heroiknya memanjat tiang bendera pada HUT Ke-73 RI lalu.

Selain itu Ia mengingatkan jiwa patriotisme kepada 219 calon Bintara TNI termasuk Yohanes Ande Kala atau Joni Kala saat membuka upacara pembukaan program studi Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AD TA 2024 di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Tabanan, Bali, pada Jumat.

Pangdam Udayana, Mayor Jenderal TNI Muhammad Zamroni mengatakan para Bintara Siswa akan dididik selama 15 minggu guna membentuk mental kejuangan dan keterampilan, untuk menjadi patriot dan benteng NKRI.

BACA JUGA: Pengurus Forum Pemred SMSI 2024-2029 Resmi Dilantik, Jaga Jurnalisme Berkualitas

"Perjalanan panjang saat mengikuti seleksi menjadi tumpuan harapan orang tua dan kampung halaman. Oleh karena itu, jangan pernah sia-siakan harapan mereka. Selama mengikuti pendidikan para Bintara Siswa harus patuh dan taat kepada perintah lembaga dan pelatih," katanya seperti dikutip dari Antara.

Pangdam berpesan agar para calon prajurit mengikuti pendidikan dengan penuh semangat, sehingga saat pelantikan nanti sudah memiliki pengetahuan, keterampilan dan mental kejuangan yang tangguh.

Pangdam Zamroni menekankan agar para Bintara Siswa dapat segera menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi di lembaga pendidikan dan melaksanakan setiap kegiatan dengan penuh keseriusan, disiplin, dan loyalitas yang tinggi, serta memanfaatkan waktu untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan, agar siap menghadapi tantangan tugas yang ke depan akan semakin kompleks.

"Jadilah prajurit sejati dan prajurit yang dicintai oleh rakyat. Selamat berlatih, selamat berjuang, fokuskan tujuanmu untuk menjadi prajurit TNI yang handal, niatkan dirimu untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Ingat, kontrakmu adalah menjadi prajurit yang taruhannya adalah jiwa dan raga, demi kehormatan dan kebanggaan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Pangdam.

Selain itu, Pangdam pun memuji aksi Joni sebagai contoh prajurit yang tangkas melihat keadaan. Menurutnya, sejak kecil jiwa Joni sudah tumbuh semangat patriotisme dan nasionalisme.

"Potensi yang muncul dalam dirinya dapat disalurkan saat menjadi TNI sesuai cita-citanya, dengan harapan dapat mengispirasi jiwa patriotisme dan nasionalismenya kepada generasi muda," kata Zamroni kepada awak media, Jumat (27/9).

Lebih lanjut menurutnya lagi, Joni yang menjadi salah satu siswa yang mengikuti pendidikan Bintara tersebut tidak pernah mengikuti pendidikan bela negara tetapi punya niat tulus, spontanitas.

"Joni kemarin saat seleksi digabungkan dengan seleksi Bintara Keahlian di Bandung. Bayangkan anak muda kita ini, tinggal di daerah pelosok, belum pernah mendapat pelatihan bela negara, tapi dengan spontanitasnya dia tidak rela bendera Merah Putih tidak berkibar. Saat putus tali, dia dengan spontan langsung panjat tiang bendera tanpa instruksi," ucapnya. (***)

BACA JUGA: Pengurus Forum Pemred SMSI 2024-2029 Resmi Dilantik, Jaga Jurnalisme Berkualitas

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA