Logo Saibumi

Pastikan Sinergitas dan Koordinasi BPJS Kesehatan Gelar Forum Kemitraan Bersama Pemkot Bandar Lampung

Pastikan Sinergitas dan Koordinasi BPJS Kesehatan Gelar Forum Kemitraan Bersama Pemkot Bandar Lampung

Pastikan sinergitas dan koordinasi BPJS Kesehatan Gelar Forum Kemitraan Bersama Pemkot Bandar Lampung

 

Saibumi.con, Bandar Lampung, – Agar tercapainya hubungan kemitraan dengan pihak ekternal dan tercapainya pemahaman yang sama serta saling terwujudnya kerjasama saling menunjang dengan instansi terkait untuk meningkatkan mutu layanan. BPJS Kesehatan cabang Bandar Lampung melaksanakan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan dengan Pemangku Kepentingan Kota Bandar Lampung, Senin (06/05).

BACA JUGA: UMKM Maju, Pertamina Sumbagsel Bawa UMKM Binaan PUMK Pertamina Dalam Festival Parekraf Lampung 2024

Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat Pemerintah Kota Bandar Lampung dibuka Asisten I Kota Bandar Lampung mewakili Ketua Forum yaitu Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung dan dihadiri para anggota forum yang terdiri dari Ketua Komisi DPRD Kota Bandar Lampung, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala BAPPEDA, Kepala BPKAD, Kepala BKD, Direktur RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo , Perwakilan Kepala Puskesmas, Ketua PERSI, Ketua PKFI, Ketua ASKLIN, dan perwakilan dari Instansi/Organisasi/Faskes lembaga lain kota Bandar Lampung.

Tujuan dari pelaksaan forum ini yaitu Mencapai persamaan pemahaman tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional, Mempermudah koordinasi antar instansi yang terkait dalam menyelesaikan kendala-kendala operasional di lapangan, Memperoleh dukungan dalam rangka peningkatan mutu pelayanan kesehatan sesuai kewenangan dan fungsi masing-masing lembaga/instansi, Meningkatkan efektifitas pengelolaan fasilitas Kesehatan, Memonitoring dan evaluasi atas penyediaan fasilitas kesehatan, sarana prasarana dan sumber daya manusia fasilitas Kesehatan dan Menjalin kemitraan dengan pemangku kepentingan mempermudah koordinasi antar instansi yang terkait dalam menyelesaikan kendala-kendala operasional dilapangan," ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung Yessy Rahimi saat menyampaikan materi dalam forum tersebut (06/05).

Yessy Rahimi menyampaikan, perlu diketahui jumlah perserta JKN-KIS kota Bandar Lampung s.d. bulan Maret 2024 sebesar 96,50% dari total jumlah penduduk di kota Bandar Lampung. Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2024 bahwa target untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC) sebesar 98% dari total penduduk.

“Jumlah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan cabang Bandar Lampung sebanyak 90 (sembilan puluh) yang terdiri dari Puskesmas, Klinik Pratama, Dokter Prakter Perorangan, Klinik TNI, Klinik Polri dan Dokter Gigi, sedangkan untuk Jumlah Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang telah bekerja sama sebanyak 21 (dua puluh satu) dengan 2 (dua) Rumas Sakit Pemerintah, 1 (satu) Rumah Sakit Polri, 1 (satu) Rumah Sakit TNI, dan 17 (tujuh belas) Rumah Sakit Swasta,’’ ujar Yessy.

Dia menjelaskan, dari FKTP yang telah bekerja sama, berdasarkan analisa dari data yang ada, bahwa diperlukan penambahan dokter umum dan dokter gigi di beberapa kecamatan wilayah kota Bandar Lampung untuk peningkatan pelayanan kepada peserta.

“Yessy Rahimi juga menjelaskan terkait Skrining Riwayat Kesehatan pada aplikasi Mobile JKN, skrining dilakukan untuk mengetahui sedini mungkin potensi risiko penyakit seperti, Diabetes Mellitus, Hipertensi, Ginjal Kronik, dan Jantung Koroner sehingga dapat dicegah sebelum terjadinya penyakit.

Asisten I kota Bandar Lampung, menyampaikan bahwa sangat antusias dengan adanya rapat forum seperti ini, sehingga dapat menyampaikan kendala dan solusi dari beberapa bagian terkait menyangkut permasalahan di faskes, peserta, dan Pemerintah Daerah.

Kami dari Pemerintah Daerah terus memberikan dukungan yang optimal dari Pemerintah Kota Bandar Lampung dan akan selalu kami tingkatkan juga dengan mengevaluasi secara periodik sebagai komitmen kami dalam menjalakan program JKN agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, tutur kata Seraden.’’

Yessy Rahimi juga mengatakan perlunya Dukungan dari Pemerintah Daerah Kota Bandar Lampung dan anggota forum terhadap Pemenuhan SDM dan Sarana Prasarana Kesehatan, pemanfaatan antrean online, Implementasi Janji Layanan Fasilitas Kesehatan, dan Implementasi Permenkes No. 16 tahun 2019 tentang Pencegahan dan Penanganan Kecurangan (Fraud) serta Pengenaan Sanksi Administrasi Terhadap Kecurangan (Fraud) Dalam Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan.

Dia menambahkan, dukungan itu sangat diperlukan sehingga dapat memperbaiki pelayanan di Fasilitas Kesehatan baik itu Tingkat Pertama ataupun Tingkat Lanjutan.(SB05)

BACA JUGA: UMKM Maju, Pertamina Sumbagsel Bawa UMKM Binaan PUMK Pertamina Dalam Festival Parekraf Lampung 2024

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA