Logo Saibumi

Periksa Kampas Rem Secara Berkala

Periksa Kampas Rem Secara Berkala

Saibumi.com, Bandar Lampung - Sistem pengereman merupakan salah satu komponen vital pada kendaraan bermotor. Oleh karenanya, kondisi sistem pengereman harus diperiksa secara berkala agar berfungsi dan bekerja secara optimal.

Nah, salah satu komponen yang berperan penting pada sistem pengereman adalah kampas rem. Fungsinya untuk memperlambat dan menghentikan putaran roda agar sepeda motor bisa berhenti dengan sempurna.

Namun performa kampas rem dapat berkurang akibat panas yang dihasilkan dari gaya gesek saat pengereman. Jika hal itu terus terjadi maka bisa menyebakan rem blong dan berisiko terjadi kecelakaan.

BACA JUGA: Adahal Yang Tidak Boleh di Lakukan Saat Mencuci Motor Berikut Tips Dari TDM kota Gajah

"Tidak hanya berpotensi mengganggu kinerja sistem pengereman, kampas rem yang habis atau aus juga bisa merusak cakram atau dinding drum pada rem tromol sehingga biaya perawatan yang harus dikeluarkan jadi lebih besar," terang Rahmat Aris Sidik selaku Service Advisor AHASS Raden Intan dalam keterangannya, Sabtu (09/12/2023).

Oleh karena itu, pemilik kendaraan wajib untuk melakukan pemeriksaan dan mengganti kampas rem yang habis atau aus. Berikut tipsnya:

1. Pada Sistem Rem Tromol

Sistem kerja rem tromol, maka kondisinya bisa diketahui dengan cara menekan pedal rem. Jika indikator keausan bertepatan atau melewati tanda keausan, menunjukan kampas rem sudah harus diganti.

Periksa kondisi kampas rem dan diameter dalam drum brake dari roda sepeda motor

2. Pada Sistem Rem Cakram

Untuk sistem rem hidrolik atau lebih dikenal dengan nama rem cakram, indikator keausan dapat dilhat dari permukaan kampas di kaliper rem.

Periksa kondisi indikator keausan, jika kampas rem sudah menunjukan tanda aus, gantilah kampas rem dengan yang baru.

3. Saat Ganti Kampas Rem Baru

Ketika melakukan penggantian kampas rem dengan yang baru, kadang sistem pengereman motor terasa kurang pakem. Saat kita menemukan kondisi seperti ini tidak perlu khawatir, ini biasa terjadi apalagi jika kondisi piringan cakram atau tromolnya sudah mengalami keausan.

Dengan adanya keausan pada permukaan piringan cakram atau tromol ini menyebabkan permukaan kampas rem tidak sepenuhnya menekan piringan cakram atau tromol, sehingga pengereman menjadi terasa kurang pakem atau maksimal.

Jika keausan piringan atau tromol masih dalam batas wajar, umumnya pengereman akan terasa lebih pakem seiring dengan seringnya pemakaian atau saat permukaan kampas rem sudah menyesuaikan dengan permukaan piringan cakram atau tromolnya.(SB05)

BACA JUGA: Adahal Yang Tidak Boleh di Lakukan Saat Mencuci Motor Berikut Tips Dari TDM kota Gajah

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA