Logo Saibumi

Pakai Peninggi Shock Breaker Emangnya Boleh, Ini Alasannya

Pakai Peninggi Shock Breaker Emangnya Boleh, Ini Alasannya

 

 

Saibumi.com, Bandar Lampung - Peninggi shock breaker untuk motor adalah suatu komponen yang digunakan untuk meninggikan ketinggian atau jarak antara roda belakang motor dan rangka motor itu sendiri. Peninggi shock breaker biasanya digunakan oleh para pengendara motor untuk mengubah geometri suspensi motor, yang dapat mempengaruhi kinerja, kenyamanan, dan penampilan motor.

BACA JUGA: Diskon 50% KPB Ke 5 dari AHASS Kedaton

Namun, menurut Robby Caroko, SA AHASS Astra Motor Imam Bonjol, penggunaan Pakai Peninggi Shockbreaker relatif kurang aman. “Anting-anting shockbreaker belakang biasanya dipakai hanya sebagai aksesoris motor kontes, makanya kurang aman jika dipakai untuk harian” buka Robby.

Dalam penggunaan harian, anting motor cenderung tidak aman karena mudah patah saat harus mengangkut beban berat. “Selain itu, juga bisa membuat shockbreaker bengkok karena karet swing arm nggak berfungsi dengan baik.” tambahnya.

Ada beberapa alasan mengapa seseorang mungkin ingin menggunakan peninggi shock breaker pada motor mereka. Peninggi shock breaker motor dapat mengubah karakteristik suspensi dan geometri motor. Meskipun dalam beberapa kasus penggunaan peninggi shock breaker dapat bermanfaat, Terdapat beberapa alasan mengapa ini mungkin tidak aman:

1.Stabilitas

Peninggian shock breaker dapat mengubah pusat gravitasi motor, membuatnya lebih tinggi. Hal ini dapat mempengaruhi stabilitas motor terutama saat bermanuver pada kecepatan tinggi atau saat mengambil tikungan tajam. Peningkatan pusat gravitasi dapat mengurangi kemampuan motor untuk menjaga keseimbangan, sehingga meningkatkan risiko terjatuh.

2.Pengendalian

Geometri suspensi yang berubah dapat memengaruhi cara motor merespons saat melalui berbagai jenis medan atau permukaan jalan. Peninggian shock breaker dapat mengubah sudut kemiringan dan peredaman suspensi, yang dapat mempengaruhi pengendalian motor. Hal ini dapat membuat motor lebih sulit dikendalikan dan merespons dengan tidak stabil.

3.Respon Suspensi

Peninggian shock breaker juga dapat mempengaruhi respon suspensi terhadap guncangan dan ketidakrataan jalan. Jika tidak diatur dengan benar, suspensi yang lebih tinggi dapat mengurangi kemampuan suspensi untuk menyerap guncangan, mengakibatkan ketidaknyamanan bagi pengendara dan bahkan kerusakan pada komponen suspensi.

4.Pengaruh Rem dan Pengereman

Peninggian shock breaker dapat mempengaruhi distribusi berat motor, termasuk distribusi beban pada roda depan dan belakang. Ini bisa berdampak pada kinerja pengereman motor. Pengaruh distribusi berat yang tidak seimbang dapat membuat roda depan atau belakang lebih rentan terkunci saat mengerem, mengurangi kemampuan pengereman motor.

5.Keamanan

Modifikasi yang tidak sesuai atau tidak dilakukan dengan benar dapat mengurangi tingkat keamanan motor secara keseluruhan. Peninggian shock breaker yang tidak tepat dapat menyebabkan kegagalan komponen suspensi, termasuk patahnya shock breaker atau peredam suspensi.

Oleh karena itu, jika Anda mempertimbangkan untuk menggunakan peninggi shock breaker pada motor Anda, sangat penting untuk berkonsultasi dengan mekanik atau profesional yang berpengalaman dalam modifikasi motor.(SB05)

BACA JUGA: Diskon 50% KPB Ke 5 dari AHASS Kedaton

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA