Buku buku bekas yang berada di Pasar Bawah Ramayana
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung- Pedagang Buku bekas di pasar bawah Ramayana Bandar Lampung, Mengalami sedikit kerugian dikarenakan seringnya pergantian kurikulum.
Begitu banyak minat masyarakat terhadap buku bekas yang ada di Pasar Bawah Ramayana Bandar Lampung, baik dari kalangan pelajar TK maupun pelajar Mahasiswa. Biayanya buku ini di patok dari harga Rp. 20.000 sampai dengan Rp.40.000
Namun begitu banyak kelemahan dari penjualan buku ini baik buku bekas maupun buku baru seperti halnya Azizah seorang penjual buku bekas yang memiliki keluhan terhadap penjualannya.
Azizah selaku penjual buku bekas mengatakan bahwa tahun ini telah memasuki kurikulum baru yaitu kurikulum 2021 yang berarti Stock buku kurikulum sebelumnya tidak laku terjual sedangkan telah di Stock begitu banyak.
Hal ini merupakan suatu kelemahan yang di dapatkan dari penjual buku bekas yang ada di Pasar Bawah Ramayana Bandar Lampung.
" Saya sangat merasa di rugikan, saya telah stock buku kurikulum lalu terlalu banyak karena saya fikir tidak ada perubahan kurikulum yang begitu cepat seperti ini" ungkap Azizah.
Azizah mengatakan " Harapan saya sih Kalau bisa pemerintah tidak cepat cepat mengubah kurikulum tersebut. Sangat di sayangkan buku-buku ini jadi tidak terpakai dan tidak laku terjual."
BACA JUGA: Hidupkan Kembali Wisata Mangrove Pandan Alas Sriminosari
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 642
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 295
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 265
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 234
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 186
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 38
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 34
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 34
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 31
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 30
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 28
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 25
BERLANGGANAN BERITA