Logo Saibumi

Soal Lift Jatuh, Kadisnaker Lampung Sebut Bakal Panggil Sekolah-Pengelola Proyek 

Soal Lift Jatuh, Kadisnaker Lampung Sebut Bakal Panggil Sekolah-Pengelola Proyek 

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Provinsi Lampung, Agus Nompitu kembali mendatangi Sekolah Az Zahra, lokasi insiden lift maut yang menewaskan tujuh orang, dan dua orang kritis pada Rabu, (7/7/2023). 

 

Dalam kedatangannya itu, Agus menyampaikan untuk memastikan kondisi dan perkembangan terakhir di lokasi. 

BACA JUGA: Pasokan BBM Tersendat, Nelayan TPI Lempasing Menjerit 

 

Lebih lanjut, pihaknya pun telah melakukan pemanggilan kepada Sekolah AZ Zahra serta Pengelola dari Proyek Renovasi Bangunan. Namun, pihak tersebut belum bisa menghadiri pemanggilan itu. 

 

"Kemarin kami sudah melayangkan surat, akan tetapi mereka telah memberikan surat jawaban kepada kami, bahwa belum bisa memenuhi, karena masih melengkapi keterangan kepada pihak kepolisian, dan mereka bersedia untuk datang pada hari senin tanggal 10 Juli 2023," ungkapnya. 

 

Kemudian adapun pemanggilan itu dilakukan, guna melengkapi tim pemeriksa dari pengawas tenaga kerja, untuk memastikan perlindungan pekerjanya.

 

"Untuk memastikan perlindungan pekerjanya seperti santunan, jaminan sosial ketenagakerjaannya," jelasnya. 

 

Disinggung, secara kasat mata apakah pembangunan yang dilakukan sudah memenuhi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi (K3). 

 

"Kami belum bisa menjelaskan, karena dokumennya baru hari senin. Nanti setelah dokumennya diserahkan. Namun, demikian kami akan melakukan pendalaman secara lebih detil terhadap dokumen dari lift ini. Tapi kami sudah memotret, semua yang di lokasi," tuturnya. 

 

Selanjutnya, apakah diperlukan operator khusus untuk mengawasi gedung yang memiliki lift. 

 

"Iya ini juga sekalian saya sampaikan, karena ini menjadi sebuah pembelajaran, bukan hanya Az Zahra. Tapi untuk seluruhnya agar setiap melakukan pembangunan gedung ataupun lainnya memang harus melaporkan kepada dinas tenaga kerja yang ada di Provinsi Lampung tujuannya adalah untuk diketahui fasilitas apa saja yang memiliki resiko," ujarnya. 

 

Agus juga menyampaikan, bahwa Disnaker Lampung belum mengetahui apakah Proyek Renovasi Bangunan Sekolah Az Zahra sudah melapor atau belum. 

 

"Belum, kita tunggu senin apakah menggunakan vendor atau dikelola langsung oleh AZ Zahra," jelasnya. 

 

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Az Zahra, Iqbal Hafidz Hakim menambahkan, bahwa pihak sekolah mempunyai operator khusus untuk pengawasan dan perawatan lift. 

 

"Ada, dan resmi," pungkasnya. 

 

Sebelum menutup wawancara, Iqbal juga menuturkan, pihak sekolah telah membuat skema untuk memberi perhatian kepada keluarga korban. 

 

"Iya kami siapkan skema bagi anaknya untuk bisa mendapatkan fasilitas pendidikan disini (Sekolah)," pungkasnya. (*)

BACA JUGA: Pasokan BBM Tersendat, Nelayan TPI Lempasing Menjerit 

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA