Foto: Ilustrasi Sembako
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Pemerintah kota (Pemkot) Bandar Lampung melakukan langkah antisipasi menghadapi kenaikan harga sejumlah bahan pokok di pasaran menjelang Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023.
Kepala Dinas Perdagangan kota Bandar Lampung, Wilson Faisol mengatakan, kegiatan pasar murah yang digelar di 126 kelurahan di kota setempat guna mengantisipasi adanya inflasi dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sudah selesai per 1 Desember kemarin.
Namun saat ini, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan satgas pangan untuk mengantisipasi adanya kenaikan harga bahan pokok saat Nataru.
"Kita pantau sekarang juga ada beberapa harga bahan pokok yang naik, namun saat ini naiknya masih dibatas kewajaran," ungkapnya, dikutip Sabtu (10/12/2022).
Lebih lanjut, kedepannya tidak menutup kemungkinan untuk mengatasi kenaikan harga jelang Nataru akan digelar kembali pasar murah untuk meringankan beban masyarakat.
"Sejak Oktober dimulai hingga berakhir awal Desember kemarin, pasar murah terus dilaksanakan," jelasnya.
Kemudian, adapun seperti saat ini, harga telur ayam mulai naik yang biasanya Rp26 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram di pasaran, menurutnya ada beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan harga tersebut.
"Kenaikan harga ini juga karena ada beberapa faktor, salah satunya pasokan telur terlambat. Tapi mudah-mudahan kita berdoa dalam waktu dekat sudah setabil kembali," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Kota Bandar lampung, I Kadek Sumarta mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan membagiakan beras kepada masyarakat di 20 kecamatan. Pembagian beras sekitar 30 ribuan paket, yang ini merupakan pembagian tahap ke dua.
"Tahap pertama di Oktober sudah. Nah di Desember ini kita bagikan 30 ribu paket beras, yang waktu pembagiannya nanti kita siapkan," bebernya.
Sehingga total sebanyak 65 ribu paket beras yang dibagikan sejak tahap pertama menghabiskan anggaran Rp3,7 miliar.
"Pembagian beras ini diutamakan di daerah-daerah pesisir. Tapi masyarakat yang mungkin sudah mendapatkan BLT, PKH, kemungkinan tidak dapat. Karena bantuan ini untuk data ter update yang dilakukan oleh camat dan juga kelurahan," pungkasnya. (*)
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 653
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 305
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 268
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 242
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 203
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 192
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 102
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 63
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 58
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 58
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
BERLANGGANAN BERITA