Foto: Herman HN sesuai menjalani pemeriksaan KPK di Gedung Mapolresta Bandar Lampung | Saibumi.com/Riduan
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Setelah kurang lebih 4 jam menjalani pemeriksaan di Ruang Sidang, Gedung Mapolresta Bandar Lampung, Mantan Walikota Bandar Lampung Herman HN sekira pukul 16.50 Wib.
BACA JUGA: Pemeliharaan Jalan Tol Terpeka Dikebut Jelang Nataru
Sebelum meninggalkan Mapolresta saat diwawancarai awak media, Herman HN menyampaikan, bahwa pemeriksaan yang dilakukan tim penyidik KPK terkait kasus Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Lampung tahun 2022.
"Keterkaitan dengan permainan uang itu," ungkapnya, Kamis (17/11/2022).
Disinggung apakah dirinya ikut serta dalam menyampaikan uang guna meluluskan mahasiswa baru.
"Enggak ada, saya enggak main-main uang," jelasnya.
Awak media kembali menanyakan terkait penyebutan namanya dalam persidangan yang disebut Ahmad Handoko, selaku Pengacara Andi Desfiandi saat menanyai saksi yang tak lain adalah Wakil Rektor II Bidang Keuangan Unila, Prof Asep Sukohar.
"Silahkan saja, saya enggak tahu. Saya enggak main-main uang," tuturnya.
Kemudian, masih berdasarkan persidangan yang disebutkan pula bahwa uang yang diberikan sebesar Rp150 juta, Herman HN menolak hal tersebut.
"Saya tidak tahu," bebernya.
Selanjutnya, dalam persidangan juga disebutkan mahasiswa itu yang direkomendasikan itu untuk Fakultas farmasi, mantan walikota dua periode itu menolak. Akan tetapi menjelaskan bahwa fakultas kedokteran yang ia rekomendasikan.
"Bukan (Farmasi) kedokteran. Tapi enggak diterima waktu itu," tuturnya.
Awak media kembali menanyakan, apakah kedepannya akan dipanggil lagi sebagai saksi dalam kasus ini.
"Iya siap dipanggil, saya akan jelaskan semuanya," imbuhnya.
Herman HN menambahkan mendukung penuh apapun yang dilaksanakan komisi pemberantasan korupsi (KPK) guna menuntaskan kasus ini.
"Iya kita dukung," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, mantan Walikota Bandar Lampung, Herman HN tampak hadir di gedung Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Bandar Lampung pada Kamis, 17 November 2022.
Usut punya usut Herman HN datang guna memenuhi undangan pemeriksaan yang dilakukan Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pasalnya, tim penyidik KPK sedang melaksanakan pemeriksaan saksi-saksi Tindak Pidana Korupsi (TPK) suap oleh penyelengara negara atau yang mewakilinya terkait penerimaan calon mahasiswa baru pada Universitas Lampung tahun 2022 untuk tersangka Karomani.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Herman HN datang mengenakan baju batik hijau sekira pukul 13.03 Wib. (Riduan)
BACA JUGA: Pemeliharaan Jalan Tol Terpeka Dikebut Jelang Nataru
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 300
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 199
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 188
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 69
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 51
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 48
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
BERLANGGANAN BERITA