Logo Saibumi

Edarkan Ribuan Pil Hexymer Pemuda Asal Mesuji Ditangkap Polisi

Edarkan Ribuan Pil Hexymer Pemuda Asal Mesuji Ditangkap Polisi

Saibumi.com (SMSI), Tulangbawang Barat - Satuan Reserse Narkoba Polres Tulangbawang Barat mengamankan Seorang Pemuda berasal dari Mesuji karena kedapatkan mengedarkan obat terlarang Hexymer. 

 

BACA JUGA: Disperindag Provinsi Lampung Gelar Pengawasan Barang Beredar dan Tertib Niaga di Lampung Timur

Pemuda berinisial HH berusia 20 tahun diamankan Satres Narkoba Polres Tulangbawang Barat karena mengedarkan ribuan butir obat jenis Hexymer di Kecamatan Way Kenanga. 

 

Kasatres Narkoba Polres Tulangbawang Barat IPTU Yopi Hariyadi, menyebut pemuda yang mengedarkan obat terlarang tersebut merupakan warga Desa Buko Poso RT/ RW 004/007 Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji.

 

“HH merupakan warga Desa Buko Poso RT/ RW 004/007 Kec. Way Serdang Kab. Mesuji, Dirinya kedapatkan mengedarkan ribuan obat terlarang,” kata IPTU Yopi, Selasa (25/10/2022).

 

Menurut Kasatres Narkoba, HH merupakan seorang Buruh Tersangka diamankan pada Selasa, 25 Oktober 2022 sekira 01.00 wib dini hari.

 

"Pelaku berhasil kami amankan tanpa perlawanan saat sedang berada di rumah temanya yang bernama Zainal Arifin," ujar IPTU Yopi

 

Kasatres Narkoba menjelaskan, keberhasilan petugasnya dalam mengungkap pelaku peredaran ribuan butir obat Hexymer ini berkat penyelidikan yang dilakukan petugas di wilayah Kecamatan Way Kenanga.

 

"Petugas mendapatkan informasi bahwa ada sebuah rumah, yang sering dijadikan tempat transaksi psikotropika dan obat keras," bebernya.

 

Berdasarkan informasi itu, dirinya bersama personel langsung menuju lokasi yang ditujukan kepada petugas dan mengamankan terduga pelaku dan beriku barang bukti Pil Hexymer sebanyak 1577 butir.

 

Lanjut kata kasat Menurut keterangan terduga Pelaku HH bahwa Pil Hexymer tersebut di dapat dengan cara beli melalui online setiap botolnya dengan harga Rp. 2.500.000.-(dua juta lima ratus ribu rupiah) dengan pembayaran COD dan dilakukannya sudah tiga kali transaksi.

 

Terduga tersangka tersebut dikenakan pasal " Setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak miliki izin edar sebagaimana dimaksud pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) dan (3) dan/atau 197 Jo Pasal 106 ayat (1) dalam UU RI Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan diancam Penjara 10 tahun denda 1 miliyar. (Rls/Sir).

BACA JUGA: Donny Irawan Pimpin SMSI Lampung Beraudiensi Dengan KPU Lampung

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA