Foto: Istimewa
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada 2 Agustus hingga 3 Agustus 2022 dini hari sekira pukul 01.15 Wib.
Total 7 kali letusan terjadi sejak kemarin dengan ketinggian kolom abu mencapai 500-2 kilometer.
BACA JUGA: Christian Chandra Dampingi Pengurus PSMTI Pusat Audiensi dengan Jaksa Agung RI
Sedangkan, Gunung api di Selat Sunda ini terakhir erupsi 2 minggu lalu atau lebih tepatnya pada, Senin 18 Juli 2022.
Melansir magma.esdm.go.id dalam laporan mencatat adapun erupsi yang terjadi di awal bulan Agustus ini terjadi dengan rincian sebagai berikut:
1. Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Selasa, 02 Agustus 2022, pukul 15:49 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1500 m di atas puncak (± 1657 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 33 mm dan durasi 32 detik.
2. Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Selasa, 02 Agustus 2022, pukul 18:35 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 200 m di atas puncak (± 357 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 99 detik.
3. Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Selasa, 02 Agustus 2022, pukul 19:06 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 657 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 45 mm dan durasi 95 detik.
4. Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Selasa, 02 Agustus 2022, pukul 22:49 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 657 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 54 mm dan durasi 66 detik.
5. Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Selasa, 02 Agustus 2022, pukul 23:19 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 300 m di atas puncak (± 457 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 41 mm dan durasi 45 detik.
6. Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Rabu, 03 Agustus 2022, pukul 00:34 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 200 m di atas puncak (± 357 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 36 mm dan durasi 39 detik.
7. Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Rabu, 03 Agustus 2022, pukul 01:15 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 657 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi 52 detik.
Perlu diketahui, dalam hal ini juga magma memberitahukan, bahwa Status Gunung Anak Krakatau masih berada di level III atau siaga. Masyarakat dilarang mendekati gunung dengan radius 5 kilometer dari kawah. (Riduan)
BACA JUGA: Christian Chandra Dampingi Pengurus PSMTI Pusat Audiensi dengan Jaksa Agung RI
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 647
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 303
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 201
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 190
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 76
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 56
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 54
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 49
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 47
BERLANGGANAN BERITA