Logo Saibumi

Dua Orang Meninggal Dunia Dalam Kebakaran di Kota Karang

Dua Orang Meninggal Dunia Dalam Kebakaran di Kota Karang

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Kepala BPBD Kota Bandar Lampung Syamsul Rahman mengatakan, kebakaran yang terjadi di bedeng arap, Kelurahan Kota Karang Raya, Telukbetung Timur (TbT) berhasil dipadamkan setelah sekitar dua jam kemudian pasca kejadian sekira pukul 20.20 Wib. 

 

"Ada 24 rumah yang terbakar, BPBD mendapat laporan adanya kebakaran sekira pukul 20.20 wib. Api dapat dijinakan sekitar dua jam kemudian," ungkap Syamsul, Rabu (6/7/2022) malam. 

BACA JUGA: Kebakaran di Kota Karang, Ini Kata Walikota Bandar Lampung

 

Lebih lanjut ia menuturkan, matrial rumah dari kayu membuat petugas pemadam sedikit kesulitan dalam memadamkan api. 

 

"Setidaknya delapan unit mobil pemadam, empat unit mobil suplai, dua unit mobik tengki PDAM, dan satu unit dari Pelindo dikerahkan kelokasi kebakaran," jelasnya. 

 

Kemudian, adapun personil yang diterjunkan ada sekitar 55 orang. 

 

"Kesulitan yang kita alami  seperti jalan menuju lokasi kecil dan masyarakat ramai membuat damker kesulitan melakukan manuverl," bebernya.

 

Disinggung terkait penyebab kebakaran, Syamsul mengaku belum dapat memastikannya. Namun, dari informasi sementara, dugaan akibat konseleting listrik.

 

"Korban jiwa ada dua orang ibu dan anak. Kerugian belum bisa ditaksir," tuturnya. 

 

Tak lupa, Syamsul pun menghimbau kepada masyarakat yang ingin meninggalkan rumah untuk selalu terlebih dahulu mengecek keadaan disekitarnya. 

 

Saibumi.com sebelumnya juga memberitakan, Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana tampak mendatangi lokasi kejadian kebakaran yang menghanguskan puluhan bedeng-bedeng yang berlokasi di Bedeng Arab, belakang pasar tradisional Kota Karang, Kelurahan Kota Karang Raya, Telukbetung Timur (TbT). Rabu (6/7/2022). 

 

"Malam ini, masyarakat kota Bandar Lampung kena musibah, total ada 24 rumah yang terbakar. Namun, ini masih dalam tahap penghitungan untuk pasnya dan berapa korban jiwa itu masih kita data, karena petugas masih membersihkan puing-puing," ujar Eva saat diwawancarai. 

 

Lebih lanjut ia menuturkan, dan setelah api padam akhirnya pihaknya bahwa ada korban jiwa ibu dan anak. 

 

"Bunda minta, untuk mendoakan agar warga yang wafat ini diberikan kemudahan, dan kepada keluarga korban diberikan kekuatan," bebernya. 

 

Kemudian, walikota wanita pertama Kota Tapis Berseri itu pun berharap kepada masyarakat kota Bandar Lampung agar selalu berhati-hati dimanapun dan kapanpun. 

 

Selanjutnya ia pun meminta, untuk bisa memberikan kekuatan kepada warga masyarakat yang terkena musibah. 

 

"Dan juga kepada keluarga korban mudah-mudahan kita semua dimudahkan dan diberikan kekuatan," pungkasnya. (Riduan)

BACA JUGA: Kebakaran di Kota Karang, Ini Kata Walikota Bandar Lampung

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA