Logo Saibumi

Edukasi Berkendara Aman Bagaimana Melintasi Jalan Berlubang

Edukasi Berkendara Aman Bagaimana Melintasi Jalan Berlubang

Saibumi. com, Lampung Selatan - Saat memutuskan untuk mengemudi di jalan raya, para pengendara motor tentu sudah siap dengan segala jenis kondisi jalan yang akan dilewati. Mulai dari kepadatan jalan, juga kualitas jalan yang akan mempengaruhi aktivitas saat mengemudi.  

 

BACA JUGA: Hati-hati, Ini Resiko jika Oli Motor Kosong

Kondisi-kondisi jalan seperti itu tentu mengharuskan kita untuk lebih waspada, terutama saat menghadapi kondisi jalan yang rusak. Kondisi jalan yang rusak dapat berupa jalan berbatu, bergelombang, berlubang, dan penuh genangan.

 

Pada dasarnya tidak ada cara khusus yang harus dilakukan pada saat melewati kondisi jalan yang rusak. Meskipun begitu, penting untuk setiap pengendara selalu waspada dan memiliki respon yang cepat saat akan melewati kondisi jalan yang rusak. 

 

Berikut merupakan tips mengemudi di jalan rusak :

 

*Kurangi Kecepatan* 

 

Melewati jalan dengan kondisi rusak tentu sangat berbahaya karena dapat mempengaruhi keselamatan pengemudi.  

 

Hal ini karena kontur jalan yang tidak rata akan membuat aktivitas mengemudi menjadi terganggu.  

 

Untuk itu, ketika mengetahui jalan di depan rusak seperti berlubang, ada baiknya untuk pengemudi melajukan kendaraan secara pelan-pelan sebelum sampai di titik jalan yang berlubang.  

 

Selain itu, sebaiknya tidak menginjak rem terlalu kuat pada saat ban memasuki lubang. Hal ini karena ketika menginjak rem terlalu kuat, ban dan velg akan menerima benturan yang kuat dari pinggir lubang. 

 

*Jaga Jarak* 

 

Penting! Menjaga jarak kendaraan dengan kendaraan lain saat melintasi jalan dengan kondisi rusak. Dengan begini, akan memberikan rasa aman pada saat mengemudi.  

 

Apabila jarak kendaraan terlalu dekat, dikhawatirkan akan terjadi benturan antarkendaraan ketika kendaraan di depan melakukan pengereman mendadak dan pengemudi tidak sigap merespon kondisi tersebut. 

 

Selain itu, dengan menjaga jarak dengan kendaraan lain, pengemudi akan lebih mudah melihat kondisi jalan yang akan dilewati. Dengan begitu, pengemudi akan lebih cepat mengantisipasi kondisi jalan yang rusak. 

 

*Full Konsentrasi* 

 

Pada saat mengemudi hal yang paling penting adalah untuk tetap waspada dan konsentrasi selama mengemudi.  

 

Kedua aspek tersebut merupakan faktor utama penunjang keselamatan selama mengemudi. Dengan berkonsentrasi terhadap jalan yang akan dilewati, pengemudi akan lebih cepat mengantisipasi kondisi jalan yang rusak.  

 

Selain itu, apabila sudah hafal dengan jalur dan kondisi jalan yang akan dilewati, pengemudi tetap harus berkonsentrasi dalam menghindari kondisi jalan yang rusak, seperti saat berpindah jalur untuk menghindari kondisi jalan tersebut.

 

*Perhatikan Kedalaman Lubang*

 

Saat kondisi jalan rusak yang akan dihadapi adalah lubang, pengemudi akan dihadapkan pada pilihan antara melewati atau menghindari lubang tersebut. Namun, jika diharuskan untuk melewati lubang tersebut, sebaiknya perhatikan kedalaman lubang dan bandingkan dengan ketinggian ground clearance kendaraan yang dikemudikan.  

 

Jangan lupa juga untuk memerhatikan kendaraan di depan saat melewati lubang tersebut. Hal ini agar pengemudi bisa memperkirakan dampak yang akan diterima kendaraan. 

 

 Apabila dirasa lubang tersebut terlalu dalam, cobalah untuk mencari area terendah lubang tersebut, dan pastikan ban kendaraan masuk sepenuhnya ke dalam lubang. 

 

Namun, jika pengemudi memilih untuk bermanuver dan menghindari lubang, jangan lupa untuk tidak melakukannya secara mendadak.  

 

Perhatikan kondisi lalu lintas, mulai dari kendaraan di belakang, sampai kendaraan yang sedang melaju dari arah yang berlawanan. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari kecelakaan yang bisa terjadi saat pengemudi melakukan manuver secara mendadak.

 

*Hindari Ban Tergesek* 

 

Jika harus melewati lubang, pastikan telapak ban masuk secara merata ke dalam lubang. 

 

Ini berguna untuk menghindari ban yang masuk lubang terlalu ke pinggir, sehingga dinding ban akan tergesek pinggiran lubang.  

 

Ini cukup penting, karena sebagian jenis ban tidak mendesain dinding ban sekuat bagian telapaknya. Sehingga ketika ban bergesekkan dengan pinggir lubang, ban akan mudah rusak. 

 

Jika ban sudah terlanjur menghantam pinggiran lubang secara keras, segera menepi untuk memeriksa kondisi ban. Apabila ban mengalami kerusakan seperti kempis, tergores, dan, robek, segera ganti ban dengan ban serep yang kamu bawa.

 

Atau bila terlalu sulit dan memakan waktu yang lama, kamu perlu mengkontak bengkel untuk layanan penggantian ban. 

 

Itulah tips-tips mengemudi di jalan rusak yang bisa kamu coba. Jangan lupa juga untuk memastikan kendaraan dalam keadaan optimal sebelum mulai mengemudi dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan. Tutup Irvan Ardianto - Servis Advisor TDM Honda Sidomulyo.(SB05) 

BACA JUGA: Ini Sepatu Berkendara Offroad yang Paling Aman

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA



Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong