Logo Saibumi

Mantan Guru SMPN di Bandar Lampung Divonis 10 Tahun Penjara Lantaran Cabuli Muridnya

Mantan Guru SMPN di Bandar Lampung Divonis 10 Tahun Penjara Lantaran Cabuli Muridnya

Foto: Istimewa

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Hafidz Mulky seorang mantan guru berusia 28 tahun di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bandar Lampung divonis 10 tahun penjara lantaran terbukti bersalah mencabuli muridnya sendiri. 

 

BACA JUGA: Tersangka AK Praperadilankan Kapolda Lampung Terkait Penetapan Tersangka Dalam Kasusnya

Hal tersebut disampaikan Ketua Majelis Hakim Yusnawati dalam gelaran sidang dengan agenda vonis di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (15/6/2022). 

 

Dalam pembacaan vonis itu Ketua Majelis Hakim mengatakan bahwa Hafidz Mulky terbukti melanggar pasal Pasal 81 ayat (1) UU RI No.17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No.1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UU RI No.35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

 

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Hafidz Mulky selama 10 tahun penjara dan diwajibkan membayar denda sebesar Rp. 100 juta, dan apabila tidak membayar denda diganti dengan enam bulan hukuman penjara," ungkap Ketua Majelis Hakim. 

 

Meski begitu, vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), yaitu 12 tahun penjara.

 

Saat Ketua Majelis Hakim menanyakan kepada terdakwa, apakah menerima vonis itu. Hafidz pun menjawab dan menerima apa yang sudah diputuskan. 

 

"Saya terima, dan saya menyesal yang mulia," ucap Hafidz lirih. 

 

Perlu diketahui, perbuatan terdakwa bermula pada 7 Maret 2022. Oknum guru disalah satu SMP Negri di Kota Bandar Lampung, Lampung tega memperkosa muridnya sendiri dengan dalih belum mengerjakan tugas. 

 

Informasi dihimpun oknum guru berisial H berusia 28 tahun menghubungi Korban berisial A berusia 15 tahun untuk memintanya datang kesekolah dengan alasan ada tugas yang belum diselesaikan. 

 

Sekira pukul 13.00 WIB, A pun datang ke sekolah dan H meminta A untuk naik ke lantai 2 gedung sekolah. Lalu H ini membeberika lembar soal yang harus dikerjakan oleh A, saat mengerjakan soal nomor 27 H pun mulai melakukan aksi bejatnya. 

 

Namun sebelumnya, H melihat sekeliling area sekolah saat diarasa aman H melanjutkan aksi bejatnya tersebut, namun tanpa diketahui oleh Korban, H pun merekam aksi bejat tersebut H pun mengancam korban untuk di DO dari sekolah. 

 

Saat A tahu H merekam, korban meminta pelaku untuk menghapus video tersebut dan pelaku menuruti untuk menghapus video tersebut. Selang beberapa tepatnya Kamis (10/3/2022) pelaku pun meminta korban untuk datang lagi ke sekolah. 

 

Namun korban datang bersama rekannya yang berbeda sekolah agar hal serupa tidak terjadi, karena berbeda sekolah itulah rekan korban tidak diperbolehkan untuk ikut namun menunggu diluar. 

 

Dan pelaku pun mengancam korban dengan video tersebut, yang sebelumnya telha dihapus namun masih tetap tersimpan di salah satu folder sampah untuk dapat melakukan aksi bejadnya tersebut, Namum Korbam tak menghiraukan dan langsung kabur dan segera melaporkan aksi bejad tersebut keorang tuanya. 

 

Namun tak hanya melakukan aksinya tersebut, pelaku pun sempat mengirim pesan tak senono kepada korban, atas kejadian itulah orang tua korban melaporkannya ke Polse Kedaton da pelaku berhasil diamankan pada Jumat (11/3/2022). Pelau pun sudah melakukan visum dan telah menyerahkan hasil visum ke Polse Kedaton.

 

Kapolsek Kedaton, Kompol Atang Syamsuri pun membenarkan atas laporan tersebut dan telah berhasil mengamankan pelaku yang merupakan guru. 

 

"Bukan benar lagi pelaku juga sudah kita amankan, namun saat ini masih dalam pemeriksaan dan kita kembangkan lagi," pungkasnya. (Riduan)

BACA JUGA: Presiden Lantik Menteri dan Wamen Kabinet Indonesia Maju, Salah Satunya Kelahiran Lampung

>

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA