Logo Saibumi

Jelang Idul Adha, Disnakeswan Tubaba Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Jelang Idul Adha, Disnakeswan Tubaba Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Foto: Dokumentasi Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI), Panaragan - Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1443 H, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung gencar melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban yang ada di Kabupaten setempat.

 

BACA JUGA: Anggaran Pilgub dan Pilkada 15 Kabupaten Kota, Ini Kata KPU Provinsi Lampung

Hal itu diungkapkan Kepala Disnakeswan, Nazaruddin, di wakili Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan , Kesmavet , Pengolahan dan Pemasaran, Sanjaya, kepada saibumi.com Kamis (09/06/22).

 

 

"Jelang Hari Raya Idul Adha ini, kita sudah membuat surat perintah tugas, kepada tim kesehatan yang ada di lapangan untuk memeriksa kesehatan hewan kurban sebelum dilakukan penyembelihan yang mana diusahakan H-14 menjelang lebarang semua hewan kurban sudah kita cek kesehatan nya,"kata dia.

 

Pemeriksaan ini, jelas nya, dilakukan terhadap hewan kurban seperti sapi dan kambing yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha mendatang.

 

"Untuk pemeriksaan dilakukan oleh Tim pemeriksaan kesehatan hewan kurban Disnakeswan dengan jumlah petugas kesehatan yang ada di lapangan berjumlah 23 orang," katanya.

 

Kata Sanjaya, usai dilakukan pemeriksaan, Tim Disnakeswan akan memberikan Kartu Layak Kurban, kepada pemilik hewan. Sebagai tanda hewan kurban telah diperiksa dan sehat.

 

Selanjutnya, Sanjaya mengungkapkan, pada saat pemotongan hewan kurban nanti petugas tim pemeriksaan kesehatan hewan kurban akan melakukan pengawasan penyembelihan hewan kurban dengan pemeriksaan Antemortem dan Postmortem.

 

Tim kesehatan akan melakukan pengawasan di lokasi penyembelihan hewan tersebut," terangnya.

 

Namun, jelas dia, karena tim kita sedikit, sebelumnya kita sudah memberitahu kepada takmil Masjid, bila terdapat ada ciri-ciri hewan kurban yang terjangkit PMK, segera melaporkan ke petugas.

 

Dia mengingatkan, adapun untuk ciri-ciri PMK yakni, nafsu makan berkurang, fisik hewan menjadi lemah, suhu tubuh tinggi dan yang menjadi ciri khasnya, pada hewan yang terjangkit penyakit menular itu, pada mulut dan lidahnya terdapat bintik-bintik merah seperti sariawan, yang menyebabkan nafsu makan menurun.

 

"Lalu, pada sela-sela kukunya terdapat luka-luka. Tingkat keparahan tertinggi, kuku bisa copot," jelasnya.

 

"Saya menghimbau kepada masyarakat yang ingin membeli hewan kurban pastikan sudah diperiksa kesehatannya dan ada Kartu Layak Kurban," imbuhnya. (SIR)

BACA JUGA: Audiensi Bersama Gubernur Lampung, Anggota KPU Provinsi Lampung Sampaikan Tahapan Pemilu Serentak 2024

>

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA