Saibumi.com (SMSI), Seringnya penggunaan istilah Fear of Missing Out atau fomo adalah bahasa yang sebenarnya banyak digunakan dalam kehidupan. Namun, pemakaian istilah fomo dalam investasi juga ada, ingin tahu apa maksudnya? Simak ulasan terkait berikut ini, yaitu:
Tentang Fomo dalam Investasi
Fomo adalah sindrom yang diiringi dengan perasaan untuk selalu menang apa pun kondisinya. Hal yang lebih parah dari fenomena tersebut yakni tidak ingin sama sekali tertinggal dari yang lainnya dan harus menjadi yang terdepan. Situasi ini tentu membuat seorang investor rela untuk menghabiskan berapa pun dana yang dimilikinya untuk membeli aset.
BACA JUGA: Safari Ramadhan PHE OSES 2022 Silahturahmi Dengan Gubernur LampungÂ
Tidak jarang bahkan para investor tersebut secara rakus membeli saham hanya dikarenakan perasaan takut tertinggal. Begitu juga dengan investor yang bermain kripto dan trading saham. Hal tersebut biasanya disebabkan oleh faktor cemas akan resiko kehilangan saat ada peluang harga krypto yang naik.
Efek dari sindrom ini juga tentu berpengaruh kepada psikis seorang trader dan investor yang selalu membuatnya resah. Bukan hanya itu sindrom tersebut juga menimbulkan rasa yakin bahwa setiap peluang yang dimiliki orang lain tidak boleh dilewatkannya. Perasaan tersebut tentu sangat berdampak dalam kehidupan sehari hari, termasuk dalam manajemen keuangan.
Resiko Trading
Berdasarkan Fomo Trading serta investasi saham tentu bisa membuat seorang trader dan investor mendapatkan keuntungan yang setimpal. Namun, jika hal tersebut dilakukan berdasarkan Fomo semata tentu akan mengakibatkan resiko berbahaya. Berikut beberapa bahaya yang dapat ditimbulkan oleh fomo diantaranya yaitu:
1. Salah Membeli Saham yang Kurang Bagus
Resiko berbahaya yang pertama jika dilakukan seseorang hanya berdasarkan fomo maka, akan terjebak dalam saham yang kurang bagus. Hal ini tentu sudah sering dialami oleh trader, dimana kondisi harga yang kurang bagus mengalami lonjakan. Selanjutnya tidak berselang lama mengalami penurunan secara mendadak.
Kondisi ini dipengaruhi oleh fomo saham, memungkinkan sebagian besar dari pembeli terjebak ke dalamnya. Biasanya hal tersebut dikarenakan kurangnya analisa yang dilakukan terhadap pasar. Ditambah dengan sistem trend yang tidak diiringi dengan analisa grafik serta pergerakan pasar.
2. Saham Terhenti di Harga Tinggi
Eksistensi fomo juga memberikan resiko berbahaya pada harga saham yang sedang menjadi tren. Ketika tren digunakan sebagai patokan untuk membeli saham maka, kemungkinan untuk sampai di puncak pun akan lebih sulit. Jika hal tersebut terjadi tentu saja transaksi untuk menjualnya kembali juga akan sulit dilakukan.
Oleh sebab itu dalam melakukan transaksi baik jual atau beli, alangkah baiknya tidak berdasarkan fomo. Untuk menghindari berbagai bahaya dari resiko trading fomo maka, pengguna bisa memfokuskan trading berdasarkan realita. Jadi jangan terlalu terfokus untuk selalu ingin menang dalam kasus ini.
3. Membutuhkan Waktu yang Lama
Agar Harga Normal Kehadiran fenomena fomo saham tentu menjadi sebuah kesempatan emas bagi para bandar untuk melakukan fundamental. Membuat harga saham pun dapat melambung tinggi. Jika saat itu trader terjebak tren dan bertransaksi di harga tinggi maka, untuk kembali di harga normal akan sangat susah.
Itulah beberapa resiko dari trading yang dilakukan berdasarkan fomo oleh setiap trader. Nah, untuk dapat menghindari resiko yang serupa, pastikan untuk mempelajari dan juga menganalisa pergerakan saham dengan baik. Jangan lupa juga untuk selalu mengupdate pasar saham dan trend yang diiringi dengan analisa saham sebelum melakukan pembelian.
Demikianlah penjelasan tentang fomo dan juga resiko bahaya yang dapat pengguna peroleh jika tidak berhati hati. Fomo adalah sindrom atau fenomena yang membuat perasaan tidak mau kalah dan ingin selalu terdepan. Sebenarnya fenomena tersebut baik untuk membuat seseorang maju, namun jika berlebihan tentunya tidak akan berbuah baik.
BACA JUGA: Safari Ramadhan PHE OSES 2022 Silahturahmi Dengan Gubernur LampungÂ
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 653
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 305
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 268
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 242
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 203
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 192
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 102
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 63
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 58
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 58
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
BERLANGGANAN BERITA