Logo Saibumi

Tertipu Mafia Tanah, Enam Kepala Desa Dirugikan Rp. 1M Oleh Pelaku Bermodus Asal Kementerian

Tertipu Mafia Tanah, Enam Kepala Desa Dirugikan Rp. 1M Oleh Pelaku Bermodus Asal Kementerian

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Ditreskrimum Polda Lampung berhasil ungkap kasus mafia tanah (tindak pidana penipuan dan penggelapan) dengan total kerugian Rp 1.064.000.000 yang disetorkan oleh enam kepala desa kepada para tersangka sebagai biaya pengurusan dan penebusan SK pelepasan kawasan hutan register 40 Gedong Wani di Kec. Jati Agung Kab. Lampung Selatan.

 

BACA JUGA: Terancam 15 Tahun Penjara ! Pengedar Narkoba di Gunungkidul Ditangkap, Petugas Temukan Ribuan Pil Sebagai Barang Bukti

Enam Kepala Desa merasa tertipu oleh mafia tanah yang bermodus kenalan asal kementerian.

 

Kasubdit II Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Dodon Priyambodo mengatakan para tersangka yang berhasil diungkap yaitu berinisial IS, AR yang kini sudah ditahan di rutan Mapolda Lampung dan C sudah meninggal dunia.

 

Lebih lanjut Dodon menjelaskan para tersangka bermodus akan menjanjikan dan membantu pengurusan pelepasan kawasan hutan register 40 Gedong Mani.

 

"Sampai dengan terbitnya SK pelepasan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI kepada enam Kepala Desa di Kec. Jati Agung Kab. Lampung Selatan yang wilayah administrasi desanya menempati kawasan hutan register 40 Gedong Wani," ungkapnya, Rabu (20/4/2022).

 

Kemudian, tahun 2018 para tersangka ini bermodus sebagai kenalan dari Kementerian kepada enam Kepala Desa di Kec. Jati Agung Kab. Lampung Selatan yang wilayah administrasi desanya menempati kawasan hutan register 40 Gedong Wani.

 

Untuk mengurus tersebut agar lancar, para tersangka meminta sejumlah uang kepada enam kepala desa sebagai biaya pengurusan dan penebusan SK pelepasan kawasan hutan Register 40 Gedong Wani.

 

"Dengan total Rp. 1.064.000.000 dan SK pelepasan tersebut akan diterima oleh enam kepala desa paling lambat akhir Tahun 2018," ujarnya.

 

Lalu, seiring berjalannya waktu, wilayah administrasi ke-enam desa tersebut dilakukan pengecekan titik koordinat oleh AA (belum diketahui keberadaannya) dengan maksud agar titik koordinat tersebut bisa diajukan untuk ditelaah oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) wilayah XX Bandar Lampung.

 

Setelah selesai dilakukan pengecekan titik koordinat, dibuatkan surat permohonan telaah oleh saksi DA (PNS KLHK RI) sehingga surat permohonan yang memuat titik koordinat hasil pengecekan sebelumnya diajukan enam kepala desa dibuat hasilnya hampir semua titik koordinat yang di telaah berstatus bukan hutan.

 

"Namun, setelah enam kepala desa melakukan klarifikasi kepada pihak BPKH wilayah XX Bandarlampung didapatkan keterangan bahwa titik koordinat yang diajukan tersebut bukan titik koordinat wilayah administrasi ke-enam desa tersebut melainkan titik koordinat lokasi lain," tukasnya.

 

Atas hal tersebut, sampai batas waktu yang dijanjikan ternyata SK pelepasan kawasan hutan register 40 Gedong Wani tidak kunjung didapatkan oleh ke-enam kepala desa.

 

"Akhirnya keenam kepala desa melapor kepada pihak kepolisian atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan total kerugian Rp 1.064.000.000 yang sempat disetor untuk biaya pengurusan dan penebusan SK pelepasan kawasan hutan register 40 Gedong Mani," ucapnya.

 

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yaitu satu lembar kwitansi uang setoran senilai Rp 5 juta, satu lembar surat pernyataan bermaterai dengan setoran Rp 395 juta, satu lembar surat pernyataan bermaterai dengan setoran Rp 664 juta, satu eksemplar fotocopy surat forum komunikasi antar enam desa wilayah Kec. Jati Agung Kab. Lampung Selatan.

 

"Satu eksemplar surat Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan wilayah xx Bandarlampung, satu lembar peta telaah lokasi permohonan forum komunikasi antar enam desa dan satu unit HP nokia," pungkasnya.

 

Atas tindakan tersebut, para tersangka dikenakan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan pasal 372 KUHP tentang penggelapan. (Riduan)

BACA JUGA: Waspada! Aksi Curanmor Marak, Ini Himbauan Polresta Bandar Lampung

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA



Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong