Logo Saibumi

Podcast Deddy Corbuzier: Kisah Sutjiati Pesenam Ritmik Kelahiran New York Mengabdi di Lampung

 Podcast Deddy Corbuzier: Kisah Sutjiati Pesenam Ritmik Kelahiran New York Mengabdi di Lampung

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Nama Sutjiati Kelanaritma Narendra akhir-akhir ini ramai diperbincangkan. Bagaimana tidak, Atlet senam ritmik itu mengaku belum menerima bonus dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung atas prestasinya di PON Papua pada podcast YouTube Deddy Corbuzier.

 

Dalam podcast itu Sutjiati menceritakan, pada PON yang dihelat pada Oktober 2021 itu, ia mendapat dua medali emas dan satu medali perak.

BACA JUGA: Ibu Tega Menggorok 3 Anaknya Karena Terlilit Ekonomi, Rocky Gerung: Pemerintah Gagal Sejahterakan Rakyat

 

Berkat prestasinya itu, bonus yang diterima atlet berusia 18 tahun tersebut senilai Rp600 juta. Ia seharusnya sudah menerima uang itu setelah acara olahraga nasional itu selesai.

 

Namun, sampai saat ini bonus yang ditunggu belum juga cairkan Pemprov Lampung. Lantas siapa atlet senam ritmik Sutjiati Narendra? Berikut saibumi.com rangkum profil dan biodatanya.

 

Sutjiati Kelanaritma Narendra merupakan atlet senam ritmik kelahiran 13 Februari 2004 silam. Selain itu, Sutjiati Narendra yang kini berusia 18 tahun merupakan keturunan Indonesia Amerika.

 

Sutjiati Narendra mulai belajar senam ritmik pada usia 8 tahun setelah melihat pagelaran Olimpic pada 2015. Karier Sutjiati Narendra sebagai atlet senam ritmik sangat berprestasi. Ia menjadi juara 1 di Bulgaria dan meraih 2 medali emas serta 1 medali perak pada PON Papua 2021.

 

Ayah Sutji merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yaitu Andy Febriant Narendra yang berasal dari Solo. Sedangkan, sang ibu Christina Marie Narendra berasal dari Amerika Serikat.

 

Sutjiati mulai berlatih senam ritmik sejak usia sembilan tahun. Sejak itu dia aktif mengikuti sejumlah kejuaraan di Amerika dan Eropa untuk mendapatkan pengalaman.

 

Perempuan yang kini berusia 18 tahun itu pun tercatat pernah menjuarai turnamen internasional, di antaranya di Las Vegas dan Bulgaria.

 

Usai membuktikan diri di PON, Sutjiati pun berambisi untuk bisa membela Indonesia di kancah internasional yaitu SEA Games 2021. Hanya saja, Sutjiati harus memendam keinginannya tersebut karena senam ritmik tidak diberangkatkan ke SEA Games 2021.

 

"Sebenarnya saya cuma mau membawa nama Indonesia. Mau ikut pertandingan. Ya, menang nggak menang nama olahraga. Sebenarnya saya cuma ingin mendapat pengalaman," ungkapnya dikutip saibumi, Sabtu (16/4/2022).

 

Lebih lanjut ia menceritakan, punya rencana untuk berangkat mandiri ke SEA Games 2021 dengan menggunakan dana bonus dari PON Papua. Ketika Deddy Corbuzier, apakah bonus dari PON itu sudah cair, atlet kelahiran New York Amerika Serikat itu menjawab, "Belum, belum cair. Namun, semoga bulan ini," jelasnya.

 

Ia pun menambahkan, beberapa waktu lalu, dirinya mengaku, ingin membeli tanah dan berinvestasi dengan bonus yang diterimanya. Namun, rencana itu harus tertunda karena bonus yang tidak kunjung dikucurkan.

 

Sementara itu mengutip berbagai sumber Sekretaris Daerah Pemprov Lampung, Fahrizal Darminto, mengatakan bonus tersebut sudah dianggarkan di APBD dan segera diproses. 

 

"Kami telah mengalokasikan anggaran untuk dana hibah KONI yang penggunaannya antara lain untuk bonus atlet. KONI baru beberapa hari lalu meluncurkan proses hibah yang dimaksud. Sekarang sedang kita urus administrasinya. Insya Allah dalam beberapa hari ini selesai," beber Fahrizal.

 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas dan Olahraga (Dispora) Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda, mengatakan menerima baru menerima permintaan bonus dari KONI Lampung pada 7 April 2022. 

 

"Pemprov akan memproses dana hibah yang diajukan KONI Lampung," pungkas Descatama. (Riduan)

BACA JUGA: Ibu Tega Menggorok 3 Anaknya Karena Terlilit Ekonomi, Rocky Gerung: Pemerintah Gagal Sejahterakan Rakyat

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA