dr. Zam Zanariah saat podcast di Kantor Saibumi.com | Evan/Saibumi.com
Saibumi (SMSI) Bandar Lampung - Dokter spesialis syaraf, yang berdinas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek Provinsi Lampung, dr. Zam Zanariah, Sp.S., M.Kes, mengaku banyak masyarakat yang bertanya mengapa sudah vaksin tapi masih terjangkit covid-19.
"Kenapa masih bisa terjangkit, itu bukan karena vaksin tidak efektif. Tapi virus covid-19 juga terus bermutasi. Semakin baik imun kita, virus juga semakin bervariasi dengan baik," ujar Dokter Zam, sapaan akrabnya saat podcast bersama Saibumi.com, Rabu (16/3/2022).
BACA JUGA: Pandemi Bisa Jadi Endemi, Ini Penjelasan Dokter Zam Zanariah.

Menurut dokter yang juga berpraktek di RS.Advent Bandar Lampung, virus covid-19 penyebarannya sangat cepat, seperti varian omicron yang bisa 5x lebih cepat dari delta. Tapi jangan khawatir, antibodi alami malah terbentuk setelah seseorang terpapar covid-19. Malahan penyintas covid-19, antibodinya jauh lebih baik dan bisa bertahan hingga 9 bulan lamanya.
"Untuk itu, masyarakat yang baru terpapar covid-19 belum diperbolehkan vaksin hingga 3 bulan. Karena efektivitas penyintas covid-19 sangat tinggi. Jadi itu bagus untuk tubuh," kata Dokter cantik tersebut.
Wanita yang aktif dibanyak organisasi tersebut menjelaskan, seseorang yang sudah vaksin kenapa bisa terpapar covid-19 kembali. Bukan berarti vaksin tidak efektif, melainkan efek virus yang begitu cepat dan jenis vaksin memiliki efektifitas yang berbeda-beda. Selain itu ada juga pengaruh respon tubuh seseorang.
"Terkait sudah vaksin booster tapi masih positif covid. Itu hal wajar, yang menjadi senjata pamungkas covid itu adalah protokol kesehatan (Prokes). Tes antigen-PCR merupakan penunjang diagnostik, prokes merupakan harga mati," jelas Dokter yang pernah berkecimpung di HMI tersebut.
Ia mengungkapkan, bahwa vaksin menjadi satu indikator untuk menekan imunitas pasien. Dengan vaksinasi yang tinggi diharapkan penularan covid-19 menjadi lebih sempit.
"Perlu diingat, yang dilakukan pemerintah saat ini bukan pelonggaran prokes tp pelonggaran ppkm. Jadi kita harus tetap menerapkan prokes, dan melakukan vaksinasi," ungkap dr. Zam.(Van)
BACA JUGA: Pandemi Bisa Jadi Endemi, Ini Penjelasan Dokter Zam Zanariah.
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 642
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 295
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 265
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 234
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 186
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 38
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 35
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 34
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 31
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 30
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 29
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 25
BERLANGGANAN BERITA