Logo Saibumi

Pertolongan Pertama Kena Gigitan Ular Berbisa, Ini Kata Kepala Dinkes Gunungkidul

Pertolongan Pertama Kena Gigitan Ular Berbisa, Ini Kata Kepala Dinkes Gunungkidul

Saibumi.com(SMSI), Gunung Kidul - Kebanyakan masyarakat masih panik ketika menolong orang yang digigit ular berbisa bahkan mereka bingung dengan apa yang harus dilakukannya.

 

Sebenarnya banyak cara untuk melakukan pertolongan pertama kepada korban gigitan ular bahkan di Gunungkidul sendiri sudah ada Serum Anti Bisa Ular ( SABU ) yang sudah tersedia di Fasilitas Kesehatan di seluruh Kabupaten Gunungkidul sejak dahulu.

BACA JUGA: Edy Mulyadi Minta Maaf soal 'Tempat Jin Buang Anak'

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawati menyampaikan bahwa SABU sudah tersedia di Rumah Sakit dan Puskesmas sejak lama, SABU sendiri adalah sebagai obat penetralisasi bisa ular.

 

 

“Bila ada orang terkena gigit ular segeralah bawa ke Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat, guna mendapatkan penanganan medis awal,” Ucapnya.

 

Dewi juga menjelaskan sebagai penanganan pertama ketika ada orang yang di gigit ular ialah bagian pangkal yang digigit harus diikat tetapi tidak terlalu kuat bila terlalu kencang akan berdampak buruk terlokalisir dan bahkan tak jarang dapat menyebabkan kebusukan di lokasi tersebut.

 

“Setelah digigit ular, tidak banyak begerak itu juga lebih baik karena untuk menanggulangi racun menjalar keseluruh organ tubuh,” Tuturnya.

 

Disisi lain salah satu dari Relawan mengatakan harus ada edukasi kepada masyarakat.

 

"Disitulah peran aktif kita juga sebagai Relawan untuk terus edukasi sekalipun belum diterima," ujarnya.


Ada beberapa kelompok masyarakat yang menghendaki diskusi bahkan edukasi,Dan sudah banyak pula yang menginginkan sweeping maupun rescue,Sepertinya ini menjadi pertanda bagus untuk kita semua bahwa ular lebih baik ditangani daripada dibunuh" Tuturnya.

 

Lanjutnya, masih banyak penanganan gigitan ular berbisa yang keliru sehingga membahayakan korban maupun penolong, salah satu cara yang paling fatal ialah dengan cara dihisap menggunakan mulut pada bagian luka.

 

“Racun yang di sedot oleh penolong akan sangat berbahaya, karena racun ular akan ikut masuk kedalam tubuh penolong,” tutupnya.(Arfian)

BACA JUGA: Edy Mulyadi Minta Maaf soal 'Tempat Jin Buang Anak'

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA