Logo Saibumi

Kepala BNN Lampung: Sekitar 31.811 Orang di Lampung Pernah Pakai Narkoba

Kepala BNN Lampung: Sekitar 31.811 Orang di Lampung Pernah Pakai Narkoba

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Guna bisa menuju wilayah bebas korupsi, wilayah birokrasi bersih, dan melayani. Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung mendeklarasikan pencanangan zona integritas.

Kepala BNN Lampung Brigjen Edi Swasono mengatakan, melalui Deklarasi Pembangunan zona Integritas BNN Provinsi Lampung berkomitmen melakukan perbaikan di
segala lini.

BACA JUGA: Koronologis Kecelakaan Beruntun di Jalan Soedirman Bandarlampung

"Zona Integritas adalah predikat yang diberikan kepada Instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya memiliki komitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik," ungkapnya saat diwawancarai saibumi.com, Selasa (11/1/2022).

Lebih lanjut ia mengatakan, pembangunan Zona Integritas di BNN Lampung meliputi enam area perubahan, yaitu manajemen perubahan, penataan tata laksana,
penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan
akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik.

"Pembangunan Zona Integritas tidak dapat dilakukan oleh sebagian pihak
dalam instansi, namun membutuhkan kerja sama dan komitmen dari
seluruh jajaran di dalam sebuah instansi," jelasnya.

BNN Provinsi Lampung selaku leading sektor kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan
Prekursor Narkotika di Provinsi Lampung memiliki fungsi pelayanan publik utama yaitu rehabilitasi, sosialisasi, asesmen terpadu, dan
pelayanan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika.

"Berdasarkan hasil survey BNN tahun 2019 angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Provinsi Lampung sebesar 0,90 persen atau sekitar 31.811 orang masyarakat yang pernah pakai narkoba dan sekali pakai narkoba dalam satu tahun," tukasnya.

Sementara hasil tahun 2021
secara nasional terjadi kenaikan angka prevalensi yang sebelumnya
1,80 persen menjadi 1,95 persen, secara Umum terjadi kenaikan di perkotaan dan penurunan di perdesaan.

"Kondisi tersebut tentunya memperlihatkan kepada kita bahwa semakin banyak Saudara kita yang terpapar narkoba," tuturnya.

Selanjutnya sebagai salah satu core atau fungsi utama BNN Provinsi Lampung adalah melaksanakan pelayanan kepada masyarakat atau publik.

"Berupa rehabilitasi bagi para pencandu dan para penyalahgunan narkoba di Provinsi Lampung," pungkas Edi Swasono. (Riduan)

BACA JUGA: Kapolri: Capaian Vaksinasi yang Masih di Bawah 70 persen Tolong Ditingkatkan 

>

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA