Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Kabar tentang 100 ribu vaksin astrazeneca di Provinsi Lampung hasil monitoring kementerian kesehatan tertanggal 18 Desember 2021 yang telah memasuki masa kadaluwarsa, di bantah oleh kepala dinas kesehatan provinsi lampung Reihana.
"Tidak sampai ratusan ribu melainkan totalnya hanya 8.950 dosis," ungkap Reihana, Senin (3/1/2021).
Lebih lanjut Reihana mengatakan setelah mendapat surat dari dirjen P2P kementerian kesehatan Republik Indonesia, pihaknya langsung mengkonfirmasikan kepada dinas kesehatan di 15 kabupaten/kota di Lampung.
BACA JUGA: Selama Tahun 2021, Bandar Lampung Alami 122 Bencana! Â
"Dari hasil monitoring di 15 Kabupaten/Kota jumlah vaksin astrazeneca yang diterima sudah tersalurkan dan yang kadaluwarsa hanya 8.950 dosis tersebar di Puskesmas di Lampung Selatan dan Puskesmas di Lampung Selatan dan Lampung Tengah," jelasnya.
Reihana pun menjelaskan penyebab munculnya angka 100 ribu itu, terjadi diakibatkan ketika melakukan entri data terjadi gangguan pada internet. Akibatnya data terlambat masuk.
"Mungkin ditegaskan ya bahwa vaksin yang mendekati masa kadaluwarsa itu hanya 8.950 dosis," pungkasnya. (Riduan)
BACA JUGA: Selama Tahun 2021, Bandar Lampung Alami 122 Bencana! Â
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 640
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 294
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 264
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 233
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 185
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 29
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 29
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 27
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 27
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 26
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 25
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 22
BERLANGGANAN BERITA